Kronologi Kenyataan Pahit Timnas Bulu Tangkis Indonesia 'Dipaksa' Mundur dari All England 2021

Kenyataan pahit harus dihadapi oleh seluruh tim bulutangkis Indonesia yang dipaksa mundur dari ajang bergengsi All England 2021.

Kompas.com/Andreas Lukas Altobeli
Pebulu tangkis ganda putra Indonesia, Kevin Sanjaya Sukamuljo dan Marcus Fernaldi Gideon merayakan kemenangan dalam laga babak perempat final Indonesia Open 2018 di Istora Senayan, Jakarta, Jumat (6/7/2018). 

TRIBUNMATARAM.COM - Kenyataan pahit harus dihadapi oleh seluruh tim bulutangkis Indonesia yang dipaksa mundur dari ajang bergengsi All England 2021.

Pasalnya, dalam perjalanan dari Istanbul menuju Birmingham, seluruh tim berada satu pesawat dengan seorang penumpang yang ternyata positif Covid-19.

Apes tak terhindarkan, regulasi ketat Inggris pun dijatuhkan.

Seluruh tim bulu tangkis Indonesia termasuk pemain dan tim ofisial terpaksa mundur dari All England 2021. 

Indonesia berangkat ke Birmingham, Inggris, menggunakan pesawat Turkish Airlines pada Jumat (12/3/2021) malam WIB, dengan berbekal hasil negatif swab test PCR.

Setibanya di Birmingham, Anthony Ginting cs kembali menjalani tes swab PCR dan diharuskan karantina selama 12 jam hingga hasil tes keluar.

"Sekarang kami sedang menunggu hasilnya paling cepat 12 jam. Sampai hasil PCR keluar, kami tidak bisa keluar kamar. Jadi, saat ini harus menunggu di kamar masing-masing," kata Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI, Rionny Mainaky, pada Sabtu (13/3/2021), dikutip dari  Kompas.com dengan judul "Kronologi Tim Bulu Tangkis Indonesia Dipaksa Mundur dari All England 2021 ".

Baca juga: Pisah Tahun 2011 Lalu Rujuk 2 Tahun Kemudian, Aa Gym Kini Gugat Cerai Teh Ninih: Tak Cocok Lagi

Baca juga: Tidak Ada Larangan Mudik Lebaran 2021 Tuai Polemik, Pemerintah Berdalih : Keputusan Belum Final

Setelah menunggu 12 jam, skuad Merah Putih dinyatakan negatif Covid-19.

Mereka lalu menggelar latihan di pusat kebugaran yang ada di Hotel Crowne Plaza Birmingham City Centre pada Senin (15/3/2021).

Meski demikian, peserta All England termasuk tim bulu tangkis Indonesia masih harus menunggu kepastian kapan dimulainya turnamen level Super 1000 itu.

Sebab, Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) menunda jadwal pertandingan All England 2021 karena adanya keraguan terhadap sejumlah hasil tes Covid-19.

Situasi tersebut kemudian membuat pihak penyelenggara melakukan tes ulang terhadap peserta All England, baik atlet maupun tim ofisial, yang hasil tesnya diragunkan.

"Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) dan Bulu Tangkis Inggris mengonfirmasi bahwa sejumlah tes Covid-19 yang dilakukan terhadap tim peserta All England 2021 dianggap 'tidak meyakinkan' sehingga tes ulang akan dilakukan."

"BWF juga memastikan bahwa sejumlah kecil tes positif telah ditemukan, dan sesuai perjanjian dengan Public Health England, kasus ini akan diuji ulang. Pihak terkait akan terus diisolasi selama pengujian ulang," demikian pernyataan BWF.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved