BWF Minta Maaf Soal Insiden Timnas di All England, Marcus Gideon Tak Terima: 'Takut Terulang Lagi'

Marcus Gideon tak terima BWF hanya minta maaf terkait ditariknya Timnas Indonesia dari ajang All England.

Editor: Irsan Yamananda
KOMPAS.com/GARRY LOTULU
Ganda putra Indonesia Kevin Sanjaya Sukamuljo dan Marcus Fernaldi Gideon saat melawan ganda putra Indonesia Mohammad Ahsan dan Hendra Setiawan dalam final Blibli Indonesia Open 2019 di Istora Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (21/7/2019). 

TRIBUNMATARAM.COM - Marcus Gideon tak terima BWF hanya minta maaf terkait ditariknya Timnas Indonesia dari ajang All England.

Ia mengaku takut jika hal seperti ini terulang kembali.

Berikut ulasan selengkapnya.

Pemain ganda putra Indonesia, Marcus Fernaldi Gideon buka suara terkait permintaan maaf BWF yang ditujukan langsung kepada Menpora RI, Zainudin Amali.

Tim Bulu Tangkis Indonesia telah pulang dari Inggris dan tiba di Jakarta pada Senin (22/3/2021) malam WIB.

Para pemain disambut langsung di Bandara Soekarno-Hatta dan langsung menggelar konferensi pers.

BWF Cuma Minta Maaf Lewat Sepucuk Surat, Tim Indonesia Kecewa : Gak Segampang Itu, Harus Diperjelas

Perlakukan Atlet Bulu Tangkis Indonesia Semena-mena di All England, BWF Kini Layangkan Surat Maaf

Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo ketika menghadapi Matthew Clare/Ethan Van Leeuwen pada laga babak pertama All England 2021 di Utilita Arena Birmingham, Rabu (17/3/2021) malam WIB.
Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo ketika menghadapi Matthew Clare/Ethan Van Leeuwen pada laga babak pertama All England 2021 di Utilita Arena Birmingham, Rabu (17/3/2021) malam WIB. ((Badmintonphoto/Yohan Nonotte))

Tim Indonesia dipaksa mundur dari All England Open 2021 oleh BWF atas rekomendasi National Health Service (NHS) Test and Trace.

Rekomendasi NHS itu muncul karena tim Indonesia menumpangi pesawat yang sama dengan suspek pengidap virus Corona alias Covid-19 dalam perjalanan menuju Inggris.

Sesuai regulasi pemerintah Inggris, setiap orang yang positif Covid-19 atau memiliki kontak dengan orang yang positif Covid-19 wajib menjalani isolasi mandiri selama 10 hari.

Hal inilah yang kemudian membuat tim Indonesia tak bisa melanjutkan kiprah mereka pada All England Open 2021 meskipun hasil PCR Test dan Swab Test sebelumnya selalu negatif.

Presiden BWF Poul-Erik Hoyer Larsen: Pernah Jadi Juara All England 2 Kali & Kalahkan Alan Budikusuma

BWF hanya bisa menyesali kejadian ini dan memohon permintaan maaf kepada Indonesia.

Permintaan maaf BWF ditulis langsung oleh sang presiden, Poul-Erik Hoyer yang diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia.

Pemain ganda putra Indonesia, Marcus Fernaldi Gideon turut buka suara soal permintaan maaf BWF ini.

Ia berharap BWF memberikan kejelasan terkait masalah yang menimpa tim Indonesia, bukan hanya sekadar permintaan maaf.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved