Breaking News:

Istri di NTT Bayar ABG demi Layani Suami, Sebut Pasangannya Kelainan, Kini Kena Kasus Rudapaksa Anak

Seorang istri di NTT rela bayar ABG untuk melayani suaminya. Pada polisi, ia mengaku pasangannya tersebut memiliki kelainan.

THINKSTOCK
Ilustrasi 

Kisah hidup SN (21) memang tragis, hidup yatim piatu sejak kecil, wanita muda ini akhirnya tewas diduga dibunuh setelah dirudapaksa.

SN biasa dipanggil Ayu.

Ia adalah warga Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang, Jawa Timur.

 Heboh Pembunuhan Berantai Rian Bogor Buka Kembali Cerita Babeh Si Pembunuh 14 Anak Jalanan

 Terungkap Motif Anak Penggal Ayah Lalu Tenteng Karung Putih di Lampung, Curiga akan Disantet Korban

Ilustrasi pembunuhan
Ilustrasi pembunuhan (TribunWow)

Hingga kini Polres Malang dan Polsek Pakisaji, Malang, terus melakukan penyelidikan kasus pembunuhan Ayu.

Jasadnya ditemukan dalam kondisi mengenaskan pada Selasa (23/3/2021) di semak-semak Jalan Raya Pakisaji, Malang sekitar pukul 15.15.

Petugas Polsek Pakisaji, Polresta Malang masih mencoba menguak.

Pelaku juga menusukkan senjata tajam diduga pisau ke perut korban hingga tembus lambung.

 Komentar Jahat Hingga Ancaman Pembunuhan Ditujukan Padanya, Amanda Manopo Banjir Dukungan dI Twitter

Kematian korban ditengarai akibat kehabisan darah.

"Kondisi baju terbuka hingga bagian dada. Sedangkan celananya melorot ke bawah," ujar AKP Edi saat dikonfirmasi.

Kapolsek, menjelaskan korban diduga punya konflik hubungan asmara. Ia menerangkan dirinya telah memeriksa sejumlah saksi.

Terkait adanya luka di tubuh korban, Edi belum bisa memastikan secara gamblang penyebab luka tersebut.

"Kalau luka tusuk itu dugaan. Karena diduga ada juga ada tulang rusuk yang patah. Lukanya kena debu jadi samar-samar. Masih dugaan semua. Saya tadi fokus evakuasi jenazah," beber Edi.

 Selain Disuguhi Kopi, Pembunuh Keluarga Dalang Ki Anom Subekti Sempat Tertidur di Rumah Korban

Namun, untuk kematian korban tersebut, polisi masih melakukan pendalaman, apakah korban dibunuh, diracuni atau disebabkan karena hal lain.

"Intinya ini masih dugaan. Kami masih melakukan pendalaman. Karena untuk memastikan kami juga menunggu hasil otopsi dari rumah sakit," ucapnya.

Saat ini jenazah korban dibawa ke kamar mayat Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA), untuk dilakukan autopsi

Sementara itu, keponakan korban, EH (30), mengatakan ia mendengar kabar dari media sosial.

 Plastik Hitam Ciri Khas Pembunuhan Berantai Bogor, Modus Kenalan di Medsos, Kencan & Rampok Barang

"Saya awalnya nggak tahu. Baru tahunya, setelah melihat di akun Komunitas Warga Wagir yang ada di Facebook," ujarnya, Selasa (23/3/2021).

Ia menjelaskan, dari akun komunitas itu, dirinya melihat ada informasi pembunuhan.

"Informasi itu mengatakan, bahwa korbannya bernama Ayu. Terus ada keterangannya, punya kakak atau adik bernama Reni," tambahnya.

Dari situlah ia merasa bahwa jenazah korban tersebut, adalah salah satu anggota keluarganya.

Ia langsung mendatangi rumah kakak korban yang bernama Reni.

Dirinya menerangkan bahwa korban bernama SN (21), warga Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang.

"Kalau di keluarga, panggilan korban adalah Ayu. Korban belum menikah," tandasnya.

Sementara itu dari informasi yang dihimpun, korban merupakan yatim piatu sejak kecil.

Korban hidup bersama kakaknya yang bernama Reni dan neneknya.

Namun kakaknya sudah meninggalkan korban, karena telah berkeluarga.

Selain itu diketahui juga, korban jarang berada di rumah.

 Keterkaitan Tewasnya Siswi SMA dalam Plastik & Janda di Gunung Geulis, Ternyata Pembunuhan Berantai

Kapolsek Pakisaji, AKP Edi Purnama mengatakan, bahwa korban merupakan pemandu lagu di salah satu karaoke di wilayah Malang Raya.

Dugaan sementara, korban meninggal dunia akibat dianiaya, sebelum meninggal dunia.

Karena terdapat luka tusuk dan luka yang membekas dari paha hingga lingkar perut sebelah kiri korban.

"Di lokasi kejadian kami hanya menemukan tas yang diduga milik korban. Dugaan sementara Ayu dirudapaksa terlebih dahulu sebelum dibunuh," ucapnya.

Edi mengatakan, keluarga korban telah mendatangi Polsek Pakisaji, guna memastikan, bahwa perempuan yang tewas tersebut merupakan anggota keluarganya.

Kabar meninggalnya Ayu kata Edi telah viral di media sosial.

"Ini tadi kakaknya datang ke kantor untuk memastikan. Cuma kami tidak tahu kalau ada video yang sudah viral," ucapnya.

Dalam pertemuan dengan keluarga korban tersebut, Edi hanya menyampaikan, bahwa Ayu telah meninggal dunia.

Namun, untuk kematian Ayu tersebut, polisi masih melakukan pendalaman. Apakah Ayu dibunuh, diracuni atau disebabkan karena hal lain.

"Intinya ini masih dugaan. Kami masih melakukan pendalaman. Karena untuk memastikan kami juga menunggu hasil visum dari rumah sakit," ucapnya.

Informasi yang didapat, korban diketahui tinggal dan mengontrak di wilayah Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang.

"Yang saya tahu, korban kerja, kontrak dan tinggal di sana," tambahnya.

Namun dirinya mengaku, tidak tahu sama sekali pekerjaan korban.

Eko mengaku sudah lama tidak komunikasi dengan korban.

"Sudah lama tidak kontak dengan korban. Palingan kontak, ya pas korban datang ke rumah ibunya itu. Karena rumah saya dengan rumah ibu korban terpaut cukup jauh, jaraknya sekitar 300 meter," tandasnya.

Dirinya juga mengungkapkan, pihak keluarga korban masih shock atas kejadian tersebut. Dan ia tidak berkenan untuk memberikan keterangan lebih lanjut, terkait peristiwa itu.

"Mohon maaf, keluarga masih shock. Sementara ini tidak berkenan untuk diwawancarai lebih lanjut," tandasnya.

Hingga Selasa (23/3/2021) pukul 22.06 WIB, nampak mobil polisi bertuliskan Forensik Lapangan Polres Malang masih berada di Kamar Jenazah RSSA.

Sementara itu kabar yang diperoleh dari seorang relawan kemanusiaan yang enggan disebutkan namanya, menuturkan pihak keluarga berencana memakamkan jenazah korban pada malam ini juga.

"Pihak keluarga korban telah membuat galian makam di Taman Pemakaman Umum (TPU) Lemah Duwur. Persiapan pemakaman sudah 75 persen. Rencananya akan dimakamkan malam ini juga, setelah selesai dilakukan autopsi," ungkapnya seperti dikutip dari surya.co.id dengan judul Ayu Wanita Yatim Piatu di Malang Dibunuh, Diduga Diperkosa, Kausnya Tersingkap dan Celana Melorot

(Erwin Wicaksono/Kukuh Kurniawan/Edgar/Tribun Jatim/Surya) (Pos Kupang/ Amar Ola Keda)

#Kupang #NTT #pencabulan

Editor: Irsan Yamananda
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved