Breaking News:

Kematian Mengenaskan Kapten Kapal di Kupang, Terjadi setelah 2 Istri Cekcok, Ada 17 Luka Tusuk

Sebelum ditemukan tewas bersimbah darah dengan 17 luka tusuk, Kisman diketahui sedang dalam kondisi sakit.

Editor: Salma Fenty Irlanda
istimewa
Ilustrasi jenazah 

Hal itu ia lakukan karena mendapat kabar jika suaminya sakit.

SB menuju ke Pelabuhan Tenau Kupang untuk mencari informasi tentang suaminya yang merupakan kapten kapal pandu yang bersandar di Pelabuhan Tenau Kupang.

Di pelabuhan, dirinya memperoleh informasi tempat tinggal Kisman bersama istri keduanya.

"Ia lalu menggunakan jasa ojek menuju ke indekos Kisman, namun tidak berhasil ditemui," ujar Kabid Humas Polda NTT Kombes Rishian Krisna Budhiaswanto, Kamis (25/3/2021).

Namun SB tidak bertemu suaminya dan hanya bertemu MT. Mereka berdua kemuadian bertengkar hebat.

Pertengkaran mereka dimediasi oleh RT dan Bhabinkamtibmas Kelurahan Alak.

Setelah mediasi, SB tinggal sementara di rumah ketua RT setempat untuk menunggu agar bisa bertemu Kisman.

Tak disangka, dua hari kemudian ia mendapatkan kabar suaminya ditemukan meninggal

"Kemudian pada hari Selasa, 23 Maret 2021 sekitar pukul 18.00 Wita, mendapat kabar suaminya ditemukan telah meninggal dunia," kata Krisna, dikutip dari Kompas.com dengan judul "Misteri Kematian Sang Kapten Kapal, Ada 17 Luka Tusuk hingga 2 Istri Korban Sempat Bertengkar"

Ada 17 luka tusuk

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved