Breaking News:

Pelaku Bom di Katedral Makassar Ingin Masuk Gereja Namun Ditahan Keamanan, Pastor: Langsung Meledak

Pelaku bom bunuh diri di Katedral Makassar ingin masuk gereja namun ditahan oleh petugas keamanan.

Shutterstock
Ilustrasi ledakan bom 

TRIBUNMATARAM.COM - Pelaku bom bunuh diri di Katedral Makassar ingin masuk gereja.

Namun, ia ditahan oleh petugas keamanan.

Berikut kronologi selengkapnya.

Ledakan terjadi di pintu gerbang Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan, saat pelaku diduga bom bunuh diri Makassar, ditahan petugas keamanan.

Berikut selengkapnya!

Bom di Makassar meledak ketika umat kristiani Gereja Katedral Makassar, Jl Kajaolalido - MH Thamrin, Makassar, Sulawesi Selatan ( Sulsel ) melakukan ibadah Minggu Palma, Minggu (28/3/2021).

Bom di Katedral Makassar: Kronologi, Video, dan Pengakuan Saksi, Pelaku Naik Motor & Ledakkan Diri

Eks Teroris Bom Bali Jilid I Jual Soto: Punya Karyawan Non Muslim, Tolak Tawaran Racik Peledak Lagi

CCTV bom meledak di Gereja Katedral Makassar
CCTV bom meledak di Gereja Katedral Makassar (Tangkap layar CCTV)

Minggu Palma adalah hari peringatan dalam liturgi gereja Kristen yang selalu jatuh pada hari Minggu sebelum Paskah.

Laporan Kompas TV, saat ini, kepolisian dari tim DVI (Disaster Victim Identification) sudah turun.

Disaster victim investigation (DVI) adalah suatu prosedur standar yang dikembangkan oleh Interpol (International Criminal Police Organization) untuk mengidentifikasi korban yang meninggal akibat bencana massal.

Berikut kronologi ledakan bom Makassar versi Pastor Wilhelminus Tulak:

Halaman
1234
Editor: Irsan Yamananda
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved