Breaking News:

Pelaku di Mabes Polri & Katedral Makassar Tinggalkan Permintaan Maaf ke Orangtua, Ini Kata Pengamat

Terduga teroris di Gereja Katedral Makassar dan Mabes Polri sama-sama meninggalkan surat wasiat. Surat tersebut diawali permohonan maaf ke orangtua.

Tangkap layar CCTV
CCTV bom meledak di Gereja Katedral Makassar 

TRIBUNMATARAM.COM - Terduga teroris di Gereja Katedral Makassar dan Mabes Polri sama-sama meninggalkan surat wasiat.

Surat tersebut diawali permohonan maaf ke orangtua.

Berikut analisa dari pengamat terorisme.

Surat wasiat yang ditinggalkan oleh penyerang  Mabes Polri Jakarta dan pelaku bom bunuh diri gereja Katedral di Makassar memiliki kesamaan, yaitu diawali dengan permohonan maaf kepada kedua ortang tua.

Kedua terduga memohon maaf kepada orang tua dan sangat sayang kepada orang tua namun menyebut bahwa Tuhan lebih sayang lagi.

Menurut pengamat terorisme Nasir Abbas, hal itu dilakukan dengan keyakinan bahwa sang pelaku yang mati duluan akan mampu menarik orang tuanya menuju surga, karena mati syahid.

Keluarkan 6 Tembakan di Mabes Polri, Terduga Teroris Tewas Seusai Peluru Bersarang di Jantungnya

Terduga Teroris di Mabes Polri: Wanita Usia 25 Tahun, Mahasiswi DO dan Bawa Map Kuning, Ini Isinya

Foto surat wasiat L (26), pelaku bom bunuh diri di depan Gereja Katedral Makassar yang disita polisi, Selasa (30/3/2021).
Foto surat wasiat L (26), pelaku bom bunuh diri di depan Gereja Katedral Makassar yang disita polisi, Selasa (30/3/2021). (Kompas.com)

"Dengan mati duluan, dia sedang menunggu keluarganya."

"Dia akan menarik keluarganya ke surga. Itu keyakinan mereka."

"Makanya, ada isi surat agar adiknya menjaga orang tuanya," kata Nasir Abbas seperti dikutip dari Kompas TV dengan judul Ada Permohonan Maaf kepada Orang Tua di Surat Wasiat Terduga Teroris, Ini Analisa Pengamat.

Karena itu, kata Nasir Abbas, begitu pentingnya pendidikan anak oleh orang tua di rumah.

Tidak Ada Gelagat Aneh 5 Terduga Teroris yang Ditangkap di NTB, Sehari-hari Jualan Tahu & Bertani

Halaman
1234
Editor: Irsan Yamananda
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved