Breaking News:

Yasonna Laoly 'Sakit Hati' Dituduh AHY Berpihak pada Demokrat Kubu Moeldoko : Dongkol Banget

Padahal menurut Karni Ilyas, banyak pihak yang menduga Yasonna Laoly akan memenangkan Partai Demokrat kubu Moeldoko.

Kolase TribunKaltara.com / kompas.com
AHY seret nama Moeldoko dalam isu kudeta di tubuh Partai Demokrat. 

Yasonna Laoly menekankan pihaknya bertindak sesuai aturan yang berlaku.

Wajah sumringah Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) saat konpress di DPP Partai Demokrat, Rabu (31/3/2021)
Wajah sumringah Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) saat konpress di DPP Partai Demokrat, Rabu (31/3/2021) (Tangkapan layar youtube KompasTV/TribunnewsBogor.com)

"Saya sudah katakan kita betindak sesuai ketentuan Perundang-Undangan dan Anggaran Dasar Anggaran rumah Tangga partai politik,

karena dua yang dirujuk di situ dalam penyelesaian partai politik,

pendaftaran kepengurusan partai politik, perubahan anggaran dasar harus merujuk Indang-Undang partai politik,

Undang-Undang nomor 2 tahun 20028 dan Undang-Undang nomor 2 tahun 2011 yang merujuk juga angaran dasar anggaran rumah tangga partai politik tersebut," jelas Yasonna Laoly.

Yasonna menekankan pihaknya akan tetap konsisten menjalankan hal tersebut.

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko (Tribunnews.com/ Theresia Felisiani)

"Saya katakan kami akan konsisten kami akan ini,

tetapi jangan dong belum ada KLB sudah ribut menuding kita, sebetulnya dari segi gondoknya, kita," kata Yasonna Laoly.

"Lebih gondok ke kubu AHY," timpal Karni Ilyas.

"AHY, pastilah itu, dituding yang tidak beralasan" kata Yasonna Laoly.

Meski begitu, Yasonna Laoly mengaku tak mau ambil pusing atas tudingan tersebut.

"Tapi udah lah kita mau tunjukan bahwa kita ini netral dalam soal ini

Makanya dalam pengumuman kemarin saya sampaikan saya sangat menyesali tudingan-tudingan yang menyesatkan dari kubu AHY yang mengatakan intervensi pemerintah," kata Yasonna Laoly.

Yasonna berujar, tudingan itu seperti bukan seperti orang dewasa yang mengelola partai politik.

"Kadang-kadang tudingan itu tidak seperti orang dewasa dalam menangani partai politik,

saya mengatakan kalau masalah internal politki, selesaikan secara internal, konsolidasi parpolnya, konsidalai DPC DPD-nya, bukan lari kemana-mana, tuding sana tuding sini," kata Yasonna Laoly.

Yasonna Laoly menduga Moeldoko juga menerima menjadi Ketum Partai Demokrat versi KLB Deli Serdang karena kesal dituduh.

"Barangkali pak Moeldoko itu bikin blingsatan akhirnya keluar dari kandang, mungkin saja karena dituduh begitu yah," kata Yaosnna Laoly.

Menurut Yasonna Laoly tak hanya Moeldoko, Luhut Binsa Pandjaitan juga pernah didatangi kader Partai Demokrat.

"Saya tau, pak Luhut juga pernah didatangi resmi oleh pengurus Demokrat, kalau sama saya tidak pernah ada yang datang baik yang protes KLB ini maupun pak Moeldoko sendiri," kata Yasonna, dikutip dari tribunnewsbogor.com dengan judul Dituding Bela Moeldoko, Yasonna Laoly Dongkol Pada Demokrat Kubu AHY : Tidak seperti Orang Dewasa

Meski begitu, Yasonna Laoly kembali menekankan pihaknya tetap konsisten menegakkan aturan.

"Namun demikian saya katakan kita akan menegakan aturan, kalau sesuai dengan AD/ART kita jalankan, kalau tidak sesuai kita tolak," kata Yasonna Laoly. (TribunBogor/ Sanjaya Ardhi)

#Demokrat #AHY

Sumber: Tribun Bogor
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved