Breaking News:

Sudah Bayar Denda Rp 50 Juta, Rizieq Shihab Minta Kasusnya Dihentikan, Hakim Berikan Jawabannya

Rizieq Shihab minta kasusnya dihentikan. Ia beralasan sudah membayar denda sejumlah Rp 50 juta.

(Tribunnews/Jeprima)
Pemimpin Front Pembela Islam (FPI), Muhammad Rizieq Shihab dengan mengenakan baju tahanan dibawa menuju Rutan Polda Metro Jaya usai menjalani pemeriksaan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Minggu (13/12/2020) dini hari. Rizieq Shihab resmi menjadi tersangka dalam kasus pelanggaran protokol kesehatan terkait kerumunan yang terjadi di Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, usai menjalani pemeriksaan selama 15 jam. Tribunnews/Jeprima 

"Kita tinggal ikuti saja proses hukum seperti apa, yang 3 (pelaku) sudah ya dan 1 informasinya meninggal. Kita tunggu, yang jelas, habib meminta ini terus terungkap," jelas Aziz.

Pihaknya juga kata Aziz telah secara intens untuk melakukan komunikasi dengan kepolisian untuk segera mengungkap yang sebenarnya.

Lantas dirinya berharap peristiwa yang terjadi beberapa bulan lalu itu menjadi pembelajaran bagi penegak hukum, dan tidak terulang kembali.

"Supaya tidak terulang lagi kedepan dan pembelajaran bagi penegak hukum. Kalau melakukan survilence, ya survilence bukan offside seperti ini," tuturnya.

Sebelumnya, seorang terduga polisi berisinial EPZ yang menjadi penembak laskar Front Pembela Islam (FPI) mengalami kejadian naas. Dia dinyatakan tewas dalam insiden kecelakaan saat berkendara tengah malam di Tangerang Selatan.

Karo Penmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Rusdi Hartono menyampaikan terduga polisi tersebut berinisial EPZ dalam insiden kecelakaan pada 3 Januari 2021 lalu.

"EPZ itu telah meninggal dunia dikarenakan kasus kecelakaan tunggal motor Scoopy yaitu terjadi pada tanggal 3 Januari 2021 sekitar pukul 23.45 WIB," kata Rusdi di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (26/3/2021), dikutip dari Tribunnews.com dengan judul Penembak Laskar FPI Tewas Kecelakaan, Rizieq Shihab: Pelaku Harus Bertanggung Jawab Dunia Akhirat

Adapun tempat kejadian kecelakaan itu di jalan Bukit Jaya, Kecamatan Setu Kota, Tangerang Selatan. Rusdi juga sempat menunjukkan akta kematian sebagai wujud transparansi bahwa EPZ memang telah meninggal dunia.

"Pada tanggal 4 Januari 2021, sekitar pukul 12.55 WIB, yang bersangkutan dinyatakan meninggal dunia. Ini adalah kutipan akta kematian dari yang bersangkutan," ujar dia.

Ketika disinggung alasan baru mengungkap kematian EPZ ke publik, Rusdi menyatakan Polri memiliki alasan tersendiri. Khususnya demi menjaga akuntabilitas penyidikan.

"Proses penyidikan tetap berjalan. Walaupun setelah meninggal dunia, untuk menjaga akuntabilitas daripada penyidiknya itu sendiri," pungkasnya. (Kompas/ Nirmala Maulana Achmad)

BACA JUGA : di Tribunnewsmaker.com dengan judul Sudah Bayar Denda Rp 50 Juta, Rizieq Shihab Minta Kasusnya Dihentikan, Berikut Jawaban dari Hakim.

#RizieqShihab #SatpolPP #DKIJakarta

Editor: Irsan Yamananda
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved