Breaking News:

Istri Capek Kerja, Suami di Lumajang Malah Cabuli Anak Tiri, Dipergoki Ibu Korban Tanpa Busana

Istri di Lumajang dikagetkan dengan perbuatan bejat suaminya. Bagaimana tidak, pria tersebut malah mencabuli anak tirinya sendiri.

Editor: Irsan Yamananda
KOMPAS.com/LAKSONO HARI WIWOHO
Ilustrasi 

Sampai-sampai istrinya syok melihat anaknya tak berdaya tanpa mengenakan sehelai kain di badan.

Dengar Pengakuan Bapak Cabuli Putri Kandung, Penyidik Sampai Merinding & Emosi: Melebihi Binatang!

"Jadi memang biasa dilakukan saat jam istrinya kerja."

"Tapi waktu itu istrinya pulang lebih awal," ujar Shinta, Senin (5/4/2021).

Akhirnya, kata Shinta, istri MS membulatkan tekadnya melaporkan perbuatan itu ke polisi.

Selanjutnya, setelah mendapatkan laporan, Satreskrim Polres Lumajang menangani kasus itu bergerak cepat untuk menangkap pelaku.

"Pada hari Sabtu (3/4/2021) sekitar pukul 14.00 WIB tersangka berhasil diamankan, guna mempertanggung-jawabkan perbuatannya,” katanya.

Akibat perbuatannya, pelaku dijerat Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2016 sebagai Pengganti Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

"Dia diancam hukuman 15 tahun penjara,” pungkas Ipda Andreas Shinta.

MS (46), pelaku yang doyan cabuli anak tirinya di saat sang istri tengah bekerja.
MS (46), pelaku yang doyan cabuli anak tirinya di saat sang istri tengah bekerja. (Surya Malang/Tony Hermawan)

Kondisi Terkini Korban

Korban yang berstatus sebagai anak di bawah umur yang kini mengalami trauma tersebut, sedang mendapatkan pendampingan dari Polres Lumajang.

Paur Subbag Humas Polres Lumajang, Ipda Andreas Shinta mengatakan, trauma healing terhadap korban dirasa penting karena korban mengalami rasa traumatis.

"Kami berikan trauma healing agar korban tak lagi mengingat kejadian kelam sehingga mentalnya bisa pulih lagi," kata Shinta, Selasa (6/4/2021).

Dalam proses trauma healing itu, pihaknya akan berkoordinasi dengan Pusat Layanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Lumajang.

Pendampingan akan terus dilakukan hingga korban benar-benar pulih.

"Jadi kami akan selalu bersama korban," ujar dia.

Ayah Tiri Perkosa Anak di Ciputat

Kasus serupa terjadi juga di Ciputat, Tangerang Selatan, Banten.

Selama dua tahun memendam trauma, bocah kelas VI SD akhirnya memberanikan diri bercerita kepada kakak dan bibinya mengenai ulah bejat ayah tirinya.

Pengakuan korban berusia 12 tahun itu yang ternyata telah diperkosa oleh ayah tirinya sendiri berinisial BGW (38) membuat geram keluarga.

Mengajak warga, mereka pun menciduk BGW di rumahnya di Kampung Sawah, Ciputat, Tangerang Selatan (Tangsel) Minggu (4/4/2021) malam.

Pelaku habis dikeroyok oleh massa yang geram dengan ulahnya sebelum diserahkan ke polisi.

Kapolsek Ciputat Timur, Kompol Jun Nurhaida Tampubolon sempat mengatakan bahwa BGW telah memerkosa anak perempuan tirinya sejak Desember 2020 lalu.

Namun beberapa jam setelahnya, Jun meralat dan memberikan hasil penyidikan terbaru bahwa BGW sudah merudapaksa hingga memerkosa korban berkali-kali sejak Maret 2019.

"Dari tahun 2019 ya bulan Maret, sudah berkali-kali. 

Sampai (masuk), ya makanya nih nanti lihat hasil visumnya lah. Tapi kan visum belum keluar," kata Jun saat dikonfirmasi, Senin (5/4/2021).

Jun mengatakan, BGW memerkosa korban saat istrinya sedang tidak di rumah.

"Ya mungkin saat ibu kandungnya enggak ada," ujarnya.

Video penangkapan seorang ayah tiri berinisial BWG (38) viral di media sosial.

Sekira pukul 22.00 WIB, Minggu (4/4/2021), tiba-tiba rumah BWG digerebek ramai-ramai.

Pasalnya rumah pria tersebut diserbu oleh belasan orang.

Di video tersebut terlihat para warga memaksa BWG untuk keluar dari rumahnya.

Viral video keramaian warga menggerebek sebuah rumah di kawasan Kampung Sawah, Ciputat, Tangerang Selatan (Tangsel) terkait pemerkosaan, Minggu (4/4/2021).
Viral video keramaian warga menggerebek sebuah rumah di kawasan Kampung Sawah, Ciputat, Tangerang Selatan (Tangsel) terkait pemerkosaan, Minggu (4/4/2021). (ISTIMEWA)

Tak hanya itu, BWG juga diteriaki dan dimaki-maki menggunakan kata kasar.

Tampak seorang pria, berusaha menenangkan warga yang terlanjur emosi.

Ketua RT setempat, Achmad Sofyan, mengatakan, ia yang sedang bekerja langsung menuju lokasi saat mendengar laporan penggerebekan itu.

Bersama Ketua RW dan Babhinkamtibmas, Sofyan mendatangi lokasi.

BGW dikeroyok keluarganya sendiri, termasuk para tetangga yang gusar mengetahui aksi bejat pria yang diketahui bekerja serabutan itu. 

Sofyan langsung melerai pengeroyokan itu.

"Bukan ngelerai lagi, kalau enggak ada saya mah abis. Semuanya penuh rumah, keluarga sih bukan massa," ujar Sofyan, Senin (5/4/2021).

Sofyan sendiri kesal dengan aksi bejat warganya yang baru tinggal tiga tahun di wilayahnya itu semenjak menikahi ibu korban. 

Namun, Sofyan menahan emosinya dan mengamankan BGW yang kondisinya sudah payah dipukuli.

"Biar kata (kesal) sampai ubun-ubun juga kita amanin," ujarnya.

Achmad Sofyan, Ketua RT di lokasi penggerebekan ayah tiri perkosa anak di kawasan Ciputat, Tangsel, Senin (5/3/2021).
Achmad Sofyan, Ketua RT di lokasi penggerebekan ayah tiri perkosa anak di kawasan Ciputat, Tangsel, Senin (5/3/2021). (TribunJakarta.com/Jaisy Rahman Tohir)

Aksi pelecehan seksual BGW terhadap anak tirinya diduga sudah berlangsung lama.

Hal itu terungkap lantaran korban baru bercerita kepada kakak dan bibinya.

Setelah diamankan, aparat kepolisian menahan BGW untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya seperti dikutip dari suryamalang.com dengan judul Kondisi Terkini Cewek 11 Tahun Disetubuhi Ayah Tiri di Lumajang, Ibu Kaget Lihat Putrinya Telanjang

"Saat ini pelaku sudah diamankan di Polsek Ciputat Timur dan untuk barang bukti  juga sudah diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut," ujarnya. 

Dari Polsek Ciputat Timur, kabar terbaru, BGW diserahkan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Tangsel guna proses lebih lanjut.

BACA JUGA : di Tribunnewsmaker.com dengan judul Istri Capek Kerja, Suami di Lumajang Malah Cabuli Anak Tiri, Kepergok Ibu Korban di Ruang Tamu.

#Lumajang #JawaTimur #Cabul

Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved