Breaking News:

Upaya Kudeta di Tubuh Partai Demokrat

Sudah Kalah Telak, Kubu Moeldoko Malah Minta SBY Buat Partai Baru : Terpapar Virus Halusinasi

Melalui juru bicaranya, Muhammad Rahmad, kubu Moeldoko meminta SBY selaku Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat untuk membentuk partai baru saja.

Kolase TribunKaltara.com / kompas.com
AHY seret nama Moeldoko dalam isu kudeta di tubuh Partai Demokrat. 

Reporter : Salma Fenty

TRIBUNMATARAM.COM - Meski sudah kalah telak setelah pemerintah menolak mengesahkan KLB Demokrat 'abal-abal', kubu Moeldoko belum menyerah.

Melalui juru bicaranya, Muhammad Rahmad, kubu Moeldoko meminta SBY selaku Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat untuk membentuk partai baru saja.

Tentu saja, pernyataan tersebut langsung ditanggapi oleh Partai Demokrat.

Deputi Badan Pemenangan Pemilu Partai Demokrat, Kamhar Lukmani menilai pernyataan itu hanya lah sebuah sensasi.

Pernyataan itu dilakukan semata-mata agar kubu Moeldoko mendapatkan perhatian masyarakat.

Baca juga: Tak Cuma Asal Begal, AHY Minta Moeldoko Bangun Partai Jika Mau Terjun Politik : Bukan Enaknya Aja

Baca juga: Yasonna Laoly Sakit Hati Dituduh AHY Berpihak pada Demokrat Kubu Moeldoko : Dongkol Banget

"Gerombolan KLB abal-abal pasca-penolakan pengesahan hasil KLB oleh Menkumham terus-menerus membuat sensasi untuk mencari perhatian, memutarbalikkan fakta seolah memiliki legal standing dan legitimasi atas apa yang disampaikannya," kata Kamhar, dikutip TribunMataram.com dari Tribunnews.com, Selasa (6/4/2021).

Kamhar juga menyinggung soal status Rahmad yang tak memiliki hak bicara setelah mundur dari keanggotaan Partai Demokrat sejak 2013.

Apalagi setelah penolakan pengesahan hasil KLB, menurut Kamhar kubu KLB selalu membuat pernyataan yang justru mempermalukan mereka sendiri.

"Mungkin ini yang dimaksud Razman, gerombolan KLB abal-abal banyak yang terpapar virus halusinasi. Tak bisa membedakan khayalan dengan kenyataan," ujarnya.

AHY : Moeldoko 'Mau Enaknya Aja'

Halaman
1234
Penulis: Salma Fenty
Editor: Salma Fenty Irlanda
Sumber: Tribun Mataram
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved