Kronologi Cucu di Aceh Cekik Nenek Hingga Tewas, Pasang Mukena ke Korban Seolah Meninggal Saat Salat

Cucu di Aceh tega menghabisi nyawa neneknya sendiri. Ia mencekik korban hingga meninggal dunia.

Editor: Irsan Yamananda
Tribunnews.com
Ilustrasi jenazah 

Peristiwa itu bermula saat pelaku Dika dan saksi bernama Thomas pulang dari barak.

Pelaku kemudian hendak makan malam. Dia langsung menuju belakang pondok kebun karet.

Betapa kesalnya pelaku lantaran mendapati nasi telah habis.

Ilustrasi <a href='https://mataram.tribunnews.com/tag/pembunuhan' title='pembunuhan'>pembunuhan</a>, kriminal, sadisme

Ilustrasi pembunuhan, kriminal, sadisme(Shutterstock)

Tanyakan ke korban "apakah sudah makan?"

Di dalam pondok saat itu, ada rekan pelaku yang bernama Apriyanto.

Pelaku pun bertanya apakah korban sudah menyantap makanan.

"Karena nasi habis, pelaku masuk dalam pondok dan bertanya kepada korban apakah sudah makan? Dan korban menjawab: sudah," kata Mardi.

Bunuh korban saat tidur

Ilustrasi

Ilustrasi(KOMPAS)

Dika yang emosi mendengar jawaban Apriyanto lalu berencana menghabisi nyawa pria tersebut.

Saat Apriyanto terlelap tidur, Dika menusuknya hingga tewas.

"Saat tengah malam tiba-tiba korban berteriak minta tolong sehingga rekannya yang lain ke pondok mereka. Di sana, korban sudah dalam kondisi mengalami luka tusuk di leher dan dada,"jelas Mardi.

Korban sempat dilarikan ke rumah sakit, namun akhirnya nyawa Apriyanto tak tertolong lantaran lukanya cukup parah.

Ilustrasi melarikan diri.

Ilustrasi melarikan diri.(THINKSTOCKPHOTOS)

Dika melarikan diri

Setelah membunuh rekannya, pelaku melarikan diri.

Polisi kini menetapkannya sebagai DPO, dikutip dari Kompas.com dengan judul "Sebelum Bunuh Temannya, Pelaku Bertanya ke Korban "Apa Sudah Makan?""

"Pelaku masih kita cari. Motif pembunuhan ini, pelaku kesal karena nasi di pondok habis," kata dia.

Kasus Lainnya, Ibu Bunuh Bayi karena Mirip Selingkuhan

Fery (34) memilih untuk memaafkan perbuatan istrinya yang membunuh bayinya sendiri karena mirip selingkuhannya.

AO (35) kini terancam hukuman mati bersama Pria Idaman Lain-nya berinisial MA (43), setelah membunuh bayi sembilan bulannya karena berwajah mirip.

Keduanya takut, tetangga akan mengetahui perselingkuhan mereka jika bayi tersebut terus tumbuh dewasa.

Walaupun menerima kenyataan pahit istrinya berkhianat dan juga membunuh anak bungsunya, Fery memilih berbesar Hati.

Baginya, bukanlah salah sang istri membunuh bayi tersebut.

Tetapi, salah dirinya yang tidak perna mengajarinya soal agama.

Ilustrasi
Ilustrasi (Kompas.com)

Baca juga: Suami Ibu yang Bunuh Bayinya karena Mirip Selingkuhan Salahkan Dirinya : Jarang Ajari Dia Agama

Baca juga: Bayi 9 Bulan Membiru Kaku di Rumah Nenek Ternyata Dibunuh Ibu & Selingkuhan, Dicekoki Ramuan Racun

Fery pun menuding MA memakai pelet kepada istrinya hingga bersedia dihasut untuk melakukan kejahatan.

"Mungkin kalau sampai istri saya selingkuh, itu karena kesalahan saya. Karena saya jarang mengajari dia soal agama," ucap Fery, Kamis (25/2/2021).

Kepolisian Sektor Telukbetung Selatan bersama Inafis Polresta Bandar Lampung menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan bayi yang dilakukan ibu kandung dan selingkuhannya, Kamis (25/2/2021).
Kepolisian Sektor Telukbetung Selatan bersama Inafis Polresta Bandar Lampung menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan bayi yang dilakukan ibu kandung dan selingkuhannya, Kamis (25/2/2021). ()

Pasalnya, setelah perselingkuhan tersebut terbongkar, AO menyatakan kepada Fery bahwa MA kerap mengajarinya mengaji dan ilmu agama.

Fery pun masih rutin mengunjungi istrinya sejak ditahan di Mapolsek Telukbetung Selatan.

"Dia (istri) sudah minta maaf sama saya. Dia cerita kalau tidak ada niat untuk membunuh. Karena dipengaruhi oleh MA, dijanjikan bakal hidup sukses, jadi istri saya terpengaruh," kata Fery.

Fery, suami tersangka AO, mengaku masih sayang pada istrinya.

Bahkan, Fery menyebut bakal tetap setia menunggu AO hingga keluar dari penjara.

Menurutnya, AO tidak bersalah dalam perkara yang membelitnya saat ini.

"Salah dia (AO) hanya selingkuh. Kalau sampai anak saya meninggal, itu bukan kesalahan dia," kata Fery.

Fery menilai perselingkuhan antara istrinya dan MA diduga berbau klenik.

Dugaan inilah yang membuat AO kepincut pada MA.

"Setahu saya, dia (MA) ini memang tukang rusak hubungan rumah tangga orang," tutur Fery.

AO (35) seorang wanita yang menjadi tersangka pembunuhan atas anak bayinya ternyata melakukan aksi kejamnya karena satu alasan.

Warga Kecamatan Telukbetung Selatan, Bandar Lampung ini membunuh anak kandungnya sendiri yang baru berusia 9 bulan berlatar belakang perselingkuhan.

Mirisnya kasus pembunuhan ini dilatarbelakangi perselingkuhan antara ibu kandung dan otak pembunuhan.

Kapolsek Teluk Betung Selatan, Komisaris Polisi Hari Budianto mengatakan, kedua tersangka yakni AO (35) dan MA (40) adalah pasangan selingkuh.

"Tersangka AO ini adalah ibu kandung dari korban, Kartika Suci Rahayu, bayi yang masih berusia 9 bulan," kata Hari di Mapolsek Telukbetung Selatan, Selasa (9/2/2021).

Hari mengatakan, pembunuhan itu diduga terjadi pada Sabtu (6/2/2021) malam.

"Setelah korban tidak bernyawa, korban dititipkan oleh tersangka AO kepada nenek korban," kata Hari.

Wajah korban mirip dengan selingkuhan ibu

Dari keterangan sementara, pembunuhan itu dilatarbelakangi dengan kasus perselingkuhan antara AO dengan MA.

Keduanya telah menjalin hubungan asmara sejak AO mengandung korban usia lima bulan kehamilan.

"Setelah korban lahir, ada isu di warga setempat kalau wajah korban mirip dengan tersangka MA," kata Hari.

Redam isu perselingkuhan

Untuk meredam isu itu, kata Hari, tersangka MA pun berencana untuk menghilangkan nyawa bayi malang itu.

"Upaya pembunuhan itu dilakukan tersangka dengan memberikan korban minuman yang terdiri dari gula merah, asam jawa, dan minyak obat rambut," kata Hari.

Hari menambahkan, pembunuhan itu sudah direncanakan sejak dua bulan lalu.

SUMBER: KOMPAS.com (Penulis: Masriadi | Editor : Aprillia Ika)

BACA JUGA : di Tribunnewsmaker.com dengan judul Cucu di Aceh Bunuh Nenek, Curi Emas & Uang, Pasang Mukena ke Korban Seolah Meninggal Saat Salat.

#Aceh #Pembunuhan #Pencurian

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved