Breaking News:

Kapal Selam KRI Nanggala Hilang Kontak

Kapal Selam KRI Nanggala-402 Masuk ke Fase Tenggelam, TNI AL Siapkan 2 Skenario Evakuasi, Apa Saja?

Kapal Selam KRI Nanggala-402 dinyatakan masuk ke fase tenggelam. Mengenai hal ini, pihak TNI AL menyiapkan dua skenario evakuasi.

Editor: Irsan Yamananda

Dia menjelaskan detail dari enam kepingan benda yang diyakini melekat dalam KRI Nanggala-402.

Berdasarkan penjelasan Yudo, barang pertama yang ditemukan adalah barang dengan warna hitam. Barang itu disebutnya merupakan pelurus tabung torpedo.

"Kemudian pembungkus atau pipa pendingin. Ini ada tulisannya Korea," ujarnya.

Usai mengungkapkan barang temuan kedua tersebut, Yudo menjelaskan sedikit bahwa tulisan Korea itu identik dengan tempat di mana KRI Nanggala-402 pernah menjalani perbaikan atau perawatan di negeri Ginseng.

"Pada saat 2012, KRI Nanggala pernah overhaul di Korea," tambah Yudo.

Barang ketiga yang ditemukan adalah grease atau pelumas yang digunakan untuk pelumasan naik turunnya periskop kapal selam.

Ia menjelaskan, apabila periskop dalam keadaan kering, maka pelumas itu digunakan agar dapat memperlancar periskop.

"Sehingga kalau dia di atas kering, kemudian dikasih pelumas itu oleh anggota," tuturnya.

Adapun pelumas tersebut digambarkan dalam sebuah botol dengan cairan berwarna oranye.

Setelah itu, penemuan berikutnya adalah alat shalat yang dipakai oleh para Anak Buah Kapal (ABK) KRI Nanggala-402.

 Istri Awak KRI Nanggala-402 Kirim WA Bangunkan Sahur: Centang Satu, Abis Itu Dapat Kabar Hilang

"Ini diyakini oleh para mantan-mantan ABK KRI Nanggala bahwa ini adalah alas shalat milik KRI Nanggala," katanya seperti dikutip dari Kompas.com dengan judul "Daftar 6 Benda Milik KRI Nanggala-402 yang Ditemukan, Pelurus Tabung Torpedo hingga Alas Shalat".

Barang kelima adalah potongan-potongan sponge yang berfungsi untuk menahan panas pada pressroom sehingga tidak terjadi kondensasi.

Barang keenam adalah tumpahan solar yang dikumpulkan dalam botol. Tumpahan solar ini sebelumnya telah menyebar dan terlihat dalam patroli udara meluas, hingga radius 10 mil.

"Dengan demikian, dengan adanya bukti-bukti otentik yang kini diyakini adalah milik KRI Nanggala, sehingga pada saat ini kita isyaratkan untuk dari submiss kita tingkatkan menuju fase subsunk," ujar Yudo.

(Kompas TV/ Gading Persada)

#Denpasar #Bali #KRINanggala402

BACA JUGA : di TribunNewsmaker.com dengan judul Kapal Selam KRI Nanggala-402 Masuk ke Fase Tenggelam, Pihak TNI AL Siapkan 2 Skenario Evakuasi.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved