Breaking News:

Kapal Selam KRI Nanggala Hilang Kontak

Terdeteksi di Kedalaman 850 Meter, KRI Nanggala-402 Alami Keretakan, Bagaimana Nasib Awak Kapal?

KRI Nanggala-402 terdeteksi di kedalaman 850 meter. Tak hanya itu, kapal selam tersebut juga mengalami keretakan.

Penulis: Irsan Yamananda | Editor: Irsan Yamananda
Twitter/ @JurnalMaritim
KRI Nanggala-402. 

Saat ini tim mendeteksi keberadaan KRI Nanggala-402 di kedalaman 850 meter.

"Unsur-unsur kita yang melaksanakan pendeteksian dan unsur-unsur lain akan berusaha keras, karena kedalaman laut yang dideteksi adalah kedalaman 850 meter," kata Yudo.

Dengan kondisi tersebut, kata Yudo, tim dipastikan menghadapi kesulitan hingga risiko yang tinggi.

"Ini riskan dan memiliki kesulitan tinggi untuk ROV (Remotely Operated Vehicle) dan pengangkatan nantinya," ujar dia.

Selanjutnya, tim bersiap melakukan evakuasi medis terhadap awak kapal selam yang masih bisa ditemukan.

"Pada fase ini kita siapkan untuk evakuasi medis terhadap ABK yang masih kemungkianan ada yang selamat. Anggota yang selamat akan kita evakuasi baik ke Surabaya atau ke Banyuwangi," ujar KSAL.

Kapal selam mengalami keretakan

Sebelum Berangkat, Awak KRI Nanggala-402 Bilang Minta Doanya ya, Istri: Ngomongnya Berkali-kali

Yudo Margono mengatakan, kapal selam KRI Nanggala-402 mengalami keretakan usai dinyatakan hilang kontak di perairan utara Bali, Rabu (21/4/2021).

Keretakan terjadi lantaran kapal buatan Jerman itu berada di kedalaman laut yang melebihi kemampuan kapal, yaitu sekitar 850 meter di bawah permukaan laut.

"Dengan ditemukannya peralatan yang sudah keluar ini, terjadi keretakan. Karena memang terjadi tekanan kedalaman yang sekian dalamnya sampai 700-800 meter ini tentunya terjadi keretakan terhadap kapal selam tersebut," kata Yudo

Halaman
1234
Sumber: Tribun Mataram
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved