Breaking News:

Cerita Eks Komandan Kapal Selam KRI Nanggala-402: Trouble Mesin Mati di Bawah Laut Sering Terjadi

Cerita eks komandan kapal selam KRI Nanggala-402. Sebut trouble mesin mati di bawah laut sering terjadi.

Editor: Irsan Yamananda
Lambok E.M Hutabarat via grid.id
Sejumlah orang tengah berdiskusi di dekat salah satu bagian kapal selam KRI Nanggala-402 saat bersandar di pelabuhan. 

TRIBUNMATARAM.COM - Cerita eks komandan kapal selam KRI Nanggala-402.

Sebut trouble mesin mati di bawah laut sering terjadi.

Berikut ulasan selengkapnya.

Mantan Komandan Satuan Kapal Selam (Satsel) Koarmabar II sekaligus mantan Komandan KRI Nanggala 402 Kolonel Laut (P) Iwa Kartiwa selama perjalanan karirnya menjadi pasukan khusus kapal selam selalu bercerita kepada kakak kandungnya sekaligus mantan Kapolda Jabar Anton Charliyan.

"Iwa selalu bercerita tentang apa yang selama ini menjadi tugasnya kepada saya.

Saya pun sering berkumpul bersama mereka dalam perjalanan karirnya.

Jadi, kalau ada mesin mati beberapa menit itu katanya masih beruntung.

Iya, bisa dikatakan trouble mesin mati di bawah laut dalam kapal selam itu sering terjadi," jelas Anton kepada Kompas.com melalui sambungan telepon WhatsApp, Jumat (30/4/2021).

KRI Nanggala Pernah Blackout Sebelum Tragedi, Suasana Mencekam: Tak Sampai 10 Detik Turun 100 Meter

Letkol Laut (E) Irfan Suri Sempat Cat Rumah di Hari KRI Nanggala 402 Hilang, Kini Ramai Pelayat

Heli Bell 412 EP milik Skuadron Udara 400 Wing Udara 1 Puspenerbal bermanuver di atas Kapal Selam KRI Nanggala-402, saat Latihan Kerjasama Taktis KRI dan Pesawat Udara 2014 di Laut Jawa 50 Mil Utara Tuban, Jatim, Selasa (6/5/2014).
Heli Bell 412 EP milik Skuadron Udara 400 Wing Udara 1 Puspenerbal bermanuver di atas Kapal Selam KRI Nanggala-402, saat Latihan Kerjasama Taktis KRI dan Pesawat Udara 2014 di Laut Jawa 50 Mil Utara Tuban, Jatim, Selasa (6/5/2014). (ANTARA FOTO/Eric Ireng/rwa.)

Anton menambahkan, kisah cerita dari adik kandungnya, Iwa Kartiwa, bersama teman-temannya itu selalu berulang-ulang diceritakan setiap mereka pulang melaut memakai kapal selam.

Adiknya sudah menjadi komandan beberapa kapal selam, termasuk KRI Nanggala 402 yang baru saja tenggelam hingga menyebabkan 53 awaknya gugur.

HOAX KRI Nanggala 402 Tenggelam karena Kelebihan Muatan, Biasa Bawa 57 Awak & 8 Torpedo

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved