Breaking News:

Ricuh Saat Rapat, Beberapa Anggota DPRD Takalar Sampai Adu Jotos, Satu Dilarikan ke Rumah Sakit

Rapat DPRD Takalar, Sulawesi Selatan berakhir ricuh. Beberapa anggota wakil rakyat terhormat terlibat adu jotos.

Kompas.com/ERICSSEN
Ilustrasi 

TRIBUNMATARAM.COM - Rapat DPRD Takalar, Sulawesi Selatan berakhir ricuh.

Beberapa anggota wakil rakyat terhormat terlibat adu jotos.

Berikut ulasan selengkapnya.

Kericuhan terjadi saat Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Takalar, Sulawesi Selatan, sedang membahas pembentukan panitia khusus (Pansus) Laporan Pertanggungjawaban Bupati Tahun 2020.

Beberapa anggota dewan terlibat adu jotos, bahkan ada salah satu anggota DPRD Takalar yang harus dilarikan ke rumah sakit karena terkena double stick.

Insiden itu berlangsung di Ruang Badan Musyawarah DPRD Takalar pada Senin (3/5/2021) sekitar 14.00 Wita.

Usai Kericuhan di Gedung Capitol, Akun Twitter Donald Trump Secara Resmi Ditutup Permanen, Ada Apa?

AURA TEGANG Jelang Pilpres Amerika Trump vs Biden, Pertokoan Mewah Ditutupi Triplek, Potensi Ricuh?

"Sebelum insiden pemukulan dengan menggunakan double stick, kami sempat beradu argumentasi terkait pembentukan Pansus LKPJ bupati.

Kepala saya berdarah dengan tujuh jahitan dan satu jahitan di tangan seblah kiri,” kata anggota DPRD Fraksi Partai Bulan Bintang (PBB), Johan Nojeng, yang jadi korban pemukulan, Senin. 

Johan mengatakan, rapat penentuan komposisi anggota pansus itu awalnya diwarnai debat alot.

Belakangan debat berubah jadi saling pukul antara anggota dewan.

Anak DPRD Bekasi Rudapaksa Bocah 15 Tahun, Dijual 5 Kali Sehari Layani Pria hingga Kena Penyakit

Halaman
1234
Editor: Irsan Yamananda
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved