Breaking News:

Puluhan WNA China Masuk di Tengah Larangan Mudik, Pengamat: 'Harusnya Ditahan Dulu Sesudah Lebaran'

Beredar kabar puluhan WNA China masuk ke Indonesia di tengah larangan mudik. Mengenai hal ini, pengamat angkat bicara.

Editor: Irsan Yamananda
KOMPAS.com/MUHAMMAD NAUFAL
Suasana di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Kota Tangerang. 

Jehansyah juga menyarankan, seharusnya pemerintah lebih terbuka dan menunjukkan para WNA China yang datang ini sudah melalui semua prosedur dengan ketat.

Hal itu untuk menunjukkan rasa keadilan kepada masyarakat.

Sebab, di satu sisi, pemerintah juga sedang memperketat larangan mudik di semua daerah.

Personel Kepolisian memeriksa kelengkapan surat saat penyekatan larangan mudik Lebaran di Tol Cipali, tepatnya di Gerbang Tol Palimanan, Cirebon, Jawa Barat, Jumat (7/5/2021). Pemeriksaan tersebut sebagai upaya untuk menyekat masyarakat yang nekat mudik jelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1442 H dari arah Jakarta menuju Jawa Tengah. Tribunnews/Irwan Rismawan
Personel Kepolisian memeriksa kelengkapan surat saat penyekatan larangan mudik Lebaran di Tol Cipali, tepatnya di Gerbang Tol Palimanan, Cirebon, Jawa Barat, Jumat (7/5/2021). Pemeriksaan tersebut sebagai upaya untuk menyekat masyarakat yang nekat mudik jelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1442 H dari arah Jakarta menuju Jawa Tengah.  (Tribunnews/Irwan Rismawan)

"Sesudah datang ke bandara seharusnya bisa ditunjukkan bahwa mereka melalui semua prosedur dengan sangat ketat."

"Karena pada saat yang sama, pemerintah sedang merazia di semua titik-titik penyekatan itu," jelas Jehansyah.

Padahal, jika para WNA China sudah melalui prosedur yang ketat, maka masyarakat tidak menilai kedatangan mereka seperti dibiarkan.

Untuk itu, Jehansyah menilai, persoalan dalam kasus ini adalah kurangnya penyampaikan ke masyarakat.

"Ini masalah umat, jadi dilihatnya pada saat yang sama seperti dibiarkan, padahal semua prosedur diikuti, cuma penyampaian ke masyarakat yang kurang," ujarnya.

Kedatangan Puluhan WN China di Tengah Larangan Mudik

Seperti diketahui, Warga Negara Asing (WNA) asal China terlihat mendarat di Indonesia melalui Bandara Soekarno-Hatta pada Kamis (6/5/2021).

Kedatangan para WNA China ini, tepat di hari pertama pemerintah menerapkan aturan pelarangan mudik atau mobilitas di dalam negeri.

Awalnya, WNA China yang akan mendarat di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta berjumlah 171 orang.

Mereka terbang menggunakan pesawat Xiamen Air nomor penerbangan MF855 dari Fouzhou, China menuju Bandara Soekarno-Hatta.

UPDATE Corona Dunia Jumat 18 September 2020 30,3 Juta Kasus, 22 Juta Sembuh, Indonesia di Atas China

Mereka mendarat di Terminal 3 pada Kamis (6/5/2021) sekira pukul 12.00 WIB, tapi hingga mendekati buka puasa sekira 17.30 WIB mereka tidak kunjung terlihat.

Seharusnya, mereka keluar dari gerbang kedatangan internasional mengikuti jalur khusus yang dipagari.

Di jalur tersebut, mereka melaporkan kedatangannya kepada Satgas Udara Covid-19, tapi tidak juga kunjung terlihat.

Dua dari 47 warga negara asing (WNA) asal Fouzhou, China yang mendarat di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Kamis (6/5/2021).
Dua dari 47 warga negara asing (WNA) asal Fouzhou, China yang mendarat di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Kamis (6/5/2021). (TribunJakarta.com/Ega Alfreda)

Tak lama, berkembang informasi hanya ada 47 warga China yang datang menggunakan penerbangan tersebut dan sisanya diduga tidak diterima untuk terbang.

Akhirnya, sekira pukul 17.45 WIB, terlihat dua warga China yang keluar di jalur kedatangan menggunakan baju hazmat berwarna putih.

Mereka tampak sedang menyiapkan dokumen penerbangan untuk ditunjukan kepada Satgas Udara Covid-19.

Ternyata sebagian warga negara asing (WNA) asal Fouzhou, China ada yang tertahan lebih dari 24 jam di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta.

Anaknya Sempat Dapat Tudingan China di Uang Rp 75.000, Orang Tua Izzam Tak Ambil Pusing Isu Hoax

Dari informasi yang didapatkan TribunJakarta.com, dari 47 penumpang tersebut, masih tersisa puluhan yang tertahan dan terpaksa menginap semalam di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta.

Pasalnya, mereka tertahan saat akan melakukan pemeriksaan dokumen dan kelengkapan lainnya.

"Orang dari China-nya masih di Area Internasional (Terminal 3)," kata petugas di Bandara Soekarno-Hatta yang ingin identitasnya tak dipublikasikan.

Puluhan warga Fouchou, China yang masih tertahan di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta selama 24 jam karena pemeriksaan dokumen penerbangan, Jumat (7/5/2021).
Puluhan warga Fouchou, China yang masih tertahan di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta selama 24 jam karena pemeriksaan dokumen penerbangan, Jumat (7/5/2021). (ISTIMEWA)

Sebelumnya, Direktorat Jenderal Imigrasi membenarkan adanya puluhan warga negara China yang tiba di Indonesia melalui Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang, Banten pada Selasa (4/5/2021).

Kepala Bagian Humas dan Umum Direktorat Jenderal Imigrasi, Arya Pradhana Anggakara mengatakan, selain puluhan warga negara China, ada juga tiga warga negara Indonesia yang ikut masuk dengan pesawat sewaan yang sama.

"Benar pada Selasa, 4 Mei 2021 Jam 14.55 WIB telah mendarat 85 WN China dan 3 WNI dengan pesawat China Southern Airlines (charter flight) dengan nomor penerbangan CZ8353 dari Shenzhen di Terminal 3 Kedatangan Internasional Bandara Soekarno-Hatta," kata Angga kepada Kompas.com, Kamis (6/5/2021).

Militer Indonesia Masuk 10 Besar Terkuat di Asia 2020, Bersaing dengan China hingga Rusia

Kendati demikian, Angga menegaskan seluruh warga negara China itu telah melewati pemeriksaan sesuai protokol kesehatan sebelum pemeriksaan keimigrasian.

"Sebelum dilakukan pemeriksaan keimigrasian, para penumpang telah melalui pemeriksaan kesehatan sesuai protokol kedatangan orang dari luar negeri oleh pihak KKP Kemenkes," ucap dia.

Selain itu, Angga menyebut, dokumen keimigrasian para warga negara China itu telah sesuai dengan peraturan yang berlaku dalam hal ini Peraturan Menteri Hukum dan HAM seperti dikutip dari Tribunnews.com dengan judul Puluhan WNA China Masuk di Tengah Larangan Mudik, Pengamat: Persepsi Seolah Pemerintah Membebaskan.

"Secara keimigrasian, diketahui bahwa visa dan dokumen keimigrasian mereka sudah sesuai dengan Permenkumham Nomor 26 Tahun 2020," ucap Angga.

(Tribunnews.com/Maliana, Tribunjakarta.com/Ega Alfreda, Kompas.com/Irfan Kamil)

#LaranganMudik #China

BACA JUGA : di TribunNewsmaker.com dengan judul Puluhan WNA China Masuk di Tengah Larangan Mudik, Pengamat: 'Harusnya Ditahan Dulu Setelah Lebaran'.

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved