Berduka Atas Tewasnya Warga Akibat Agresi Israel, Pemerintah Palestina Batalkan Perayaan Idul Fitri

Pemerintah Palestina memutuskan untuk membatalkan perayaan Idul Fitri 1442 H akibat agresi yang dilakukan oleh Israel.

Penulis: Irsan Yamananda | Editor: Irsan Yamananda
AFP/ Ahmad GHARABLI
Pasukan keamanan Israel maju di tengah bentrokan dengan jemaah di Masjid Al-Aqsa 

TRIBUNMATARAM.COM - Konflik antara Palestina dan Israel hingga saat ini masih panas.

Seperti diketahui, pertikaian antara kedua negara tersebut kembali menjadi perhatian publik setelah polisi Israel menyerang jamaah di masjid Al Aqsa.

Bentrokan itu kemudian merambat ke serangan udara yang dilakukan oleh kedua belah pihak.

Mengutip dari Kompas TV, pemerintah Palestina resmi membatalkan perayaan Idul Fitri 1442 H akibat agresi yang dilakukan oleh israel.

Hal itu dilakukan karena keadaan berduka atas meninggalnya warga Palestina yang terbunuh akibat pengeboman Israel di jalur Gaza.

Perlu diketahui, agresi Israel hingga saat ini masih terus berlangsung.

Berkonflik dengan Militan Palestina, Menhan Israel Kirim 5.000 Tentara Cadangan ke Perbatasan Gaza

Serangan Udara Israel Tewaskan 35 Orang Termasuk Wanita dan Anak-anak, Gaza Terancam Dilanda Perang

Agresi tersebut mengakibatkan 48 warga Palestina di Gaza menjadi korban tewas.

Dari 48 orang tersebut, 14 diantaranya anak-anak dan tiga orang perempuan.

Disebutkan pula ada lebih dari 300 orang terluka.

Sementara itu sebanyak enam orang Israel, termasuk seorang tentara, tiga perempuan, dan seorang anak meninggal serta puluhan orang terluka.

Di hari Idul Fitri, perayaan resmi nasional di Palestina ditiadakan.

Serangan roket pun masih terjadi di Gaza dan Israel.

Bentrok di Masjid Al-Aqsa

Halaman
1234
Sumber: Tribun Mataram
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved