Breaking News:

Joe Biden Sebut Israel Berhak Membela Diri, Kongres: Tak Akui Pembunuhan Anak-anak Palestina Salah

Joe Biden pernah mengatakan bahwa Israel memiliki hak untuk membela diri. Mengenai hal itu, anggota kongres Amerika Serikat angkat bicara.

Penulis: Irsan Yamananda | Editor: Irsan Yamananda
AFP/ Ahmad GHARABLI
Pasukan keamanan Israel maju di tengah bentrokan dengan jemaah di Masjid Al-Aqsa 

Menurut Tlaib, tindakan Biden dan pejabat AS tak mengakui kemanusiaan Palestina.

“Membaca pernyataan dari Presiden Biden, Menteri Luar Negeri (Anthony) Blinken, Jenderal (Lloyd) Austin dan pemimpin kedua partai, Anda tampaknya sulit menyadari Palestina itu ada,” ujar Tlaib dikutip dari Al-Jazeera.

“Tak ada pengakuan atas serangan kepada keluarga Palestina yang telah diusir dari rumahnya saat ini."

"Tak ada yang mengingat anak-anak ditangkap dan dibunuh,” lanjutnya.

Selain itu, lanjut Tlaib, tak ada pengakuan terjadinya pelecehan yang dilakukan polisi Israel.

Begitu juga dengan teror terhadap umat yang beribadah di Masjid Al-Aqsa dan merayakan Hari Idulfitri.

Apalagi, Al-Aqsa juga dikelilingi dengan kekerasan, gas air mata dan asap ketika umat tengah beribadah.

Tlaib mengungkapkan hal tersebut dengan menggunakan keffiyeh dan sembari menahan tangis.

“Jika Departemen Luar Negeri tak bisa mengakui bahwa pembunuhan anak-anak Palestina itu salah, tetapi saya mengatakannya kepada jutaan warga AS yang bersama saya melawan pembunuhan anak yang tak bersalah, apa pun etnis atau kepercayaannya,” katanya.

Sedangkan anggota kongres lainnya, Ilhan Omar mengutuk keras kebijakan Israel dan menyebut Benjamin Netanyahu sebagai pemimpin etnho-nasionalis.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Mataram
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved