Breaking News:

Bayar Utang Puasa Ramadhan atau Puasa Syawal Dulu? Jangan Terbalik, Ini Penjelasan Ustaz Abdul Somad

Puasa syawal atau membayar utang puasa Ramadhan terlebih dahulu? Jangan sampai terbalik!

Editor: Salma Fenty Irlanda
Instagram/dzulqarnainms
Puasa Syawal 1441 H. 

3. Menahan lapar, dahaga, dan menahan diri dari godaan hawa nafsu Setelah berniat puasa Syawal dan makan sahur hingga waktu Maghrib tiba.

4. Berbuka puasa Setelah seharian berpuasa (setiap Muslim wajib menyegerakan untuk berbuka puasa guna membatalkan puasanya). 

Pertanyaan yang banyak ditanyakan terkait puasa sunnah di bulan syawal adalah apakah lebih baik melakukan qhada puasa ramadhan atau puasa syawal dahulu?

Menurut Ustadz Abdul Somad dalam salah satu ceramahnya, yang paling afdhol adalah ganti dulu 7 (puasa ramadhan yang ditinggalkan) setelah itu baru melakukan yang 6.

Tapi dalam ceramah itu pun, Ustadz Abdul Somad memberi tahu bahwa Kata Imam Abu Zakariah Al-Anshori dari Mazhab Syafe’i dikutip oleh Syekh ati’shahar dalam kitab fatawa al-azhar “bagi yang ada tinggal puasa, qadha saja 6 hari di bulan syawal otomatis mendapat pahala puasa sunnah syawal”.

Niatnya “Saya niat puasa qhada karna Allah ta’ala”, tidak perlu disebut sunnatnya otomatis dapat.

Dengan begitu, ketika umat muslim melakukan puasa qadha di bulan syawal maka ia otomatis mendapat pahala puasa sunnah syawal juga.

Hukum menggabungkan puasa Syawal dengan utang puasa Ramadan 

Mengutip Lembaga Fatwa Mesir dari Kompas.com, ulama Mesir Dr. Ali Jumah Muhammad menuturkan bahwa ulama fiqih membolehkan untuk menggabungkan utang puasa dengan puasa sunah lainnya.

Namun, niat yang dilakukan adalah niat mengganti utang puasa.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved