190 Orang Dilaporkan Tewas, Israel Sebut Hamas Biang Keladi Serangan ke Gaza: Demi Kekuasaan Politik

Sekitar 190 orang dinyatakan tewas akibat serangan yang terjadi di Gaza. Mengenai hal ini, Israel menyebut Hamas sebagai biang keladi serangan itu.

Editor: Irsan Yamananda
Anadolu Agency
Serangan jet-jet tempur Israel sepanjang Jumat kemarin menghancurkan kantor pusat Bank al-Intaj di Gaza, yang berdekatan dengan RS Al-Shefa. () 

TRIBUNMATARAM.COM - Sekitar 190 orang dinyatakan tewas akibat serangan yang terjadi di Gaza. \

Mengenai hal ini, Israel menyebut Hamas sebagai biang keladi serangan itu.

Berikut ulasan selengkapnya.

Israel menuding Hamas sebagai biang keladi konflik terbaru yang mematikan di kawasan tersebut.

Pernyataan tersebut disampaikan duta besar Israel untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Gilad Erdan kepada Dewan Keamanan PBB pada Minggu (16/5/2021).

Dia lantas mendesak seruan kecaman terhadap kelompok milisi yang menguazai Jalur Gaza tersebut sebagaimana dilansir AFP.

Detik-detik Menara di Gaza Dibom Israel, Asam Hitam Pekat Muncul Lalu Bangunan Runtuh Seketika!

Prihatin Terhadap Palestina, Mia Khalifa Berikan Dukungan: Israel Ingin Lenyapkan Gaza dari Peta

Seorang polisi Palestina berdiri di depan reruntuhan Jala Tower, gedung 13 lantai kantor media Al Jazeera dan Associated Press, yang diledakkan serangan udara Israel di Gaza pada Sabtu (15/5/2021).
Seorang polisi Palestina berdiri di depan reruntuhan Jala Tower, gedung 13 lantai kantor media Al Jazeera dan Associated Press, yang diledakkan serangan udara Israel di Gaza pada Sabtu (15/5/2021). (AP PHOTO/KHALIL HAMRA)

"(Konflik) itu sepenuhnya direncanakan oleh Hamas untuk mendapatkan kekuasaan politik," kata Erdan.

Erdan mengatakan, Hamas meningkat ketegangan setelah adanya manuver politik internal Palestina.

Dia menambahkan, manuver politik tersebut disebabkan oleh Presiden Palestina Mahmoud Abbas yang menunda pemilu.

Dibom Secara Brutal Hingga Anak Histeris, Simak Pengakuan Korban Serangan Israel: Sangat Mengerikan

Dia berterima kasih kepada Amerika Serikat (AS) karena telah menunda pembicaraan Dewan Keamanan PBB dan dia meminta badan dunia itu untuk mengutuk Hamas.

"Hamas menargetkan warga sipil. Israel menargetkan teroris," kata Erdan.

Di sisi lain, Hamas menyatakan bahwa pihaknya menembakkan roket ke Israel karena polisi Israel menyerang warga Palestina di kompleks masjid Al-Aqsa di Yerusalem.

Serangan tersebut berujung bentrokan dan terjadi di tengah upaya Israel dalam menggusur warga Palestina di wilayah Yerusalem.

Joe Biden Desak Hamas Berhenti Tembakkan Roket ke Israel dan Menentang Penggusuran Warga Palestina

"Israel melakukan segala upaya untuk menghindari korban sipil; Hamas melakukan segala upaya untuk meningkatkan korban sipil," sambung Erdan.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved