Breaking News:

Viral Hari Ini

Kisah Pilu Bocah di Aceh: Diancam Pistol Anggota Brimob & Leher Diikat Bak hewan oleh Pejabat Desa

Seorang bocah di Aceh ditempeleng dan diancam pakai pistol oleh anggota Brimob di Aceh karena curi kotak amal.

Editor: Irsan Yamananda
Kompas.com/ERICSSEN
Ilustrasi Penganiayaan 

Kapolda langsung menginstruksikan Danki Brimob Sampoiniet, Aceh Utara, untuk membawa anggota itu untuk pemeriksaan,” ujar Kombes Winardy, saat dihubungi, Senin (31/5/2021).

Guru SD di Pasuruan Ketahuan Berduaan di Kamar Mandi dengan Bocah, Polisi: Ngakunya Jatuh Cinta

Dia menyebutkan, sebelum viral di media sosial, polisi sudah menangani kasus oknum Brimob yang bertindak tidak wajar pada anak berusia 10 tahun itu.

“Kami pandang itu over reaktif.

Jadi, biarlah Propam yang memeriksa, termasuk sidang etik dan disiplin.

Jadi, apa pun putusan sidang etik dan disiplin itu akan dijatuhkan pada personel bersangkutan, itu komitmen kita,” katanya.

Dia menegaskan, Kapolda Aceh Irjen Pol Wahyu Widada selalu mengingatkan personel polisi harus humanis pada masyarakat.

Karenanya, kasus oknum Brimob itu diproses sesuai hukum yang berlaku. 

“Kasus anak itu sendiri sudah damai dengan pengurus masjid,” terangnya.

Dari penelusuran, bocah dalam video itu ternyata juga merupakan bocah yang sebelumnya diseret dan lehernya diikat dengan tali bak hewan yang videonya juga viral di media sosial.

Pelaku penyeretan merupakan Kepala Urusan Pembangunan Desa Ceumpeudak, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Kabupaten Aceh Utara, bernama Bakhtiar M Johan.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved