Breaking News:

Jokowi 'Angkat Tangan' Polemik TWK KPK, 75 Pegawai yang Tak Lolos Kini Gantungkan Harapan di MK

Pihak Istana memutuskan untuk angkat tangan, dan enggan mengurusi masalah tersebut.

KOMPAS.COM/ANTARA FOTO/SIGID KURNIAWAN
Warga yang tergabung dalam Koalisi Masyarakat Sipil Anti Korupsi menabur bunga di sekitar keranda hitam dan bendera kuning, di kantor KPK, Jakarta, Jumat (13/9/2019). Aksi tersebut sebagai wujud rasa berduka terhadap pihak-pihak yang diduga telah melemahkan KPK dengan terpilihnya pimpinan KPK yang baru serta revisi UU KPK. 

TRIBUNMATARAM.COM - Buntut Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) KPK, kini 75 pegawai yang tak lolos ajukan judicicial review ke Mahkaham Konstitusi.

Hal ini diambil sebagai langkah lanjut setelah Istana Kepresidenan memilih tak ikut campur.

Pihak Istana memutuskan untuk angkat tangan, dan enggan mengurusi masalah tersebut.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Staf Presiden Moeldoko.

Pihak Istana Kepresidenan menolak ikut campur dalam polemik tes wawasan kebangsaan (TWK) pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Komisi Pemberantasan Korupsi
Komisi Pemberantasan Korupsi (KOMPAS.com/ANDREAS LUKAS ALTOBELI)

Moeldoko mengatakan, polemik TWK pegawai KPK kini bukan lagi menjadi urusan Istana Kepresidenan.

Sebab, Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah menyampaikan sikapnya terkait polemik tersebut.

Baca juga: Daftar Nama 75 Pegawai KPK yang Tak Lolos TWK, 51 Dibebastugaskan Termasuk Pegawai Paling Ditakuti

Baca juga: Dipecat KPK karena Suap 1,6 M saat Jadi Dewas, AKP Stepanus Robin Justru Berpeluang Aktif di Polri

Moeldoko mengatakan apa yang terjadi di KPK saat ini adalah urusan internal lembaga antirasuah itu.

Putusan akhir terkait nasib pegawai KPK, kata Moeldoko, ada di tangan pimpinan KPK.

"Itu sudah urusan internal. Arahan Presiden sudah disampaikan," kata Moeldoko di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (2/6).

Halaman
1234
Editor: Salma Fenty Irlanda
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved