Breaking News:

Titik Terang TNI & Istri Ngaku Ditembak OTK, Komandan Lanud: Murni Kecelakaan, Senjata Milik Korban

Kasus anggota TNI dan istrinya yang mengaku dipepet lalu ditembak oleh orang tak dikenal di Lampung menemui titik terang.

Editor: Irsan Yamananda
Intisari
Ilustrasi 

TRIBUNMATARAM.COM - Kasus anggota TNI dan istri yang mengaku dipepet lalu ditembak orang tak dikenal di Lampung mulai menemui titik terang.

Pihak berwajib menyebut peristiwa tersebut murni kecelakaan.

Menurut mereka, sang anggota TNI dan istri terluka akibat tertembak pistol sendiri.

Anggota TNI berpangkat Pratu berinisial NR dan istrinya RA mengaku ditembak orang tidak dikenal (OTK) saat melintas di ruas jalan Bandar Lampung, Selasa (8/6/2021) dini hari.

NR mengaku dipepet oleh kendaraan pelaku.

OTK tersebut kemudian melepaskan tembakan hingga melukai NR dan istrinya.

Namun, hal itu ternyata berbeda dari hasil penyelidikan Detasemen Polisi Militer (Denpom) dan Satreskrim Polresta Bandar Lampung.

6 Preman di Sidoarjo Hajar TNI Hingga Babak Belur karena Dikira Maling: Korban Sempat Mondar-mandir

Marah Diminta Pulang karena Warung Mau Tutup, Oknum TNI Terlibat Cekcok dan Tembak Pria Hingga Tewas

Satreskrim Polresta Bandar Lampung melakukan olah TKP di lokasi dugaan penembakan yang dialami anggota TNI di Way Halim, Bandar Lampung.
Satreskrim Polresta Bandar Lampung melakukan olah TKP di lokasi dugaan penembakan yang dialami anggota TNI di Way Halim, Bandar Lampung. (KOMPAS.COM/TRI PURNA JAYA)

Komandan Lanud Bun Yamin Letnan Kolonel (Nav) Yohanas Ridwan mengatakan, NR dan istrinya bukan ditembak, tapi tertembak oleh pistol milik NR.

"Yang terjadi adalah murni kecelakaan.

Senjata yang melukai keduanya adalah senjata milik korban (Pratu NR)," kata Ridwan di Mapolresta Bandar Lampung, Jumat (11/6/2021).

Walau Berujung Damai, TNI yang Tampar Petugas SPBU Tetap Diproses, Dandim: Harus Jalani Hukuman

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved