Breaking News:

Ambil Rp 150 Ribu per Hari, Operator Pungli Tanjung Priok Bisa Beli Sepatu Bola Seharga Rp 2,7 Juta

Operator pungli di Tanjung Priok, Jakarta Utara gunakan uang hasil pungli untuk membeli sepatu bola.

Editor: Irsan Yamananda
THINKSTOCK
Ilustrasi 

TRIBUNMATARAM.COM - Kasus pungli yang terjadi di Tanjung Priok jadi sorotan publik.

Operator pungli mengaku dapat Rp 100-150 ribu per hari dari hasil pungli.

Ia menggunakan uang hasil pungli tersebut untuk membeli sepatu bola.

Perburuan para pelaku pungutan liar (pungli) di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta Utara terus dilakukan aparat kepolisian.

Setelah menangkap tujuh pelaku pungli, kembali kawanan polisi Polres Pelabuhan Tanjung Priok menangkap pelaku tindak kriminalitas dengan cara memungut uang sopir truk kontainer yang beraksi di area JICT, Pelabuhan Tanjung Priok pada Jumat (11/6/2021) malam. 

Informasi yang dihimpun Wartakotalive.com, pelaku yang ditangkap diketahui bernama Ahmad Zainul Arifin (39), seorang karyawan outsourcing dari PT MTI.

Adu Mulut dengan Wali Kota Medan, Lurah Bantah Lakukan Pungli, Bobby Nasution: Saya Ada Rekamannya

"Atasan yang tujuh orang kemarin ditangkap," ungkap Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Putu Kholis Putu, Sabtu (12/6/2021).

Sebelumnya pada Kamis (10/6/2021) ada tujuh orang yang ditangkap tidak lama usai sopir truk kontainer mengadukan masalahnya ke Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Putu menambahkan Zainul berperan memberi perintah kepada setiap operator crane untuk memilih truk mana saja yang boleh dibongkar muat terlebih dahulu.

"Yang bersangkutan tahu aktivitas para operator di bawah pengawasannya yang melakukan pungli dengan modus meletakkan kantong plastik atau botol air mineral," ujar Putu. 

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved