Aurel Hermansyah Jadi Sorotan Seusai Pamer Edelweiss, Benarkah Tak Boleh Dipetik? Ini Aturannya

Aurel Hermansyah jadi sorotan setelah memamerkan bunga Edelweiss di media sosialnya.

Editor: Irsan Yamananda
Instagram @aurelie.hermansyah
Atta Halilintar foto bersama Aurel Hermansyah 

TRIBUNMATARAM.COM - Nama Aurel Hermansyah sedang menjadi sorotan.

Hal ini terjadi setelah istri Atta Halilintar memamerkan bunga Edelweiss di media sosialnya.

Lantas, seperti apa peraturan memetik bunga tersebut?

 Aurel Hermansyah yang memamerkan bunga edelweis pemberian suaminya, Atta Halilintar, dalam unggahan terbarunya dihujani kritikan oleh netizen.

Dalam unggahan tersebut, Aurel menyapa pengikutnya dan tersenyum sembari membawa seikat kembang edelweis di tangannya.

"Selamat pagiii semua ... pas kemarin di Bromo dikasih Bunga Edelweiss sama suami. Katanya ini bunga keabadian," tulis Aurel melalui akun Instagramnya @aurelie.hermansyah.

Gen Halilintar Dikabarkan Diusir dari Malaysia, Atta & Aurel Hermansyah Pasang Badan : Suka Aneh

Dinilai Terlalu Umbar Kehidupan Pribadi, Atta Halilintar & Aurel Tampak Tertekan di Mata Psikolog

Aurel Hermansyah memamerkan kembang edelweis dari Atta Halilintar.
Aurel Hermansyah memamerkan kembang edelweis dari Atta Halilintar. (Kompas.com)

Unggahan tersebut lantas mendapatkan berbagai respons dari netizen.

Seperti diberitakan Kompas.com, Minggu (13/06/2021) ada pula komentar yang meluncurkan kritik terhadap pasangan tersebut.

"Ya Allah sayang banget itu bunga dipetik ...," tulis netizen.

"Bukannya bunga edelweis dilindungi ya??

Kok si Atta bisa ngambil edelweiss sebanyak itu apakah tak masalah memetik bunga yang dilindungi?" tulis netizen lain.

Balasan Atta Halilintar Usai Dicibir karena Terlalu Dini Umumkan Kehamilan Aurel: Jangan Ada Fitnah

Bunga edelweis yang tumbuh liar di sejumlah gunung di Indonesia memang tak boleh dipetik.

Bahkan ada peraturan yang dibuat khusus untuk kembang tersebut.

Melansir Kompas.com, peraturan yang melarang memetik bunga Edelweis tercantum pada Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 pasal 33 ayat (1) dan (2) tentang Konservasi Sumber Daya Hayati Ekosistem.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved