Breaking News:

Kisah Sopir di NTT Dianggap Predator dan Terancam Hukuman Mati: Cara Rudapaksa & Bunuh 2 Korban Sama

Seorang sopir truk di Kupang, Nusa Tenggara Timur dianggap predator dan terancam hukuman mati.

Editor: Irsan Yamananda
Tribunnews.com
Ilustrasi jenazah 

TRIBUNMATARAM.COM - Sopir truk di Kupang, NTT tega membunuh dan rudapaksa 2 remaja.

Setelah ditangkap, ia dianggap predator oleh pihak berwajib.

Walhasil, pelaku terancam hukuman mati.

Penyidik Satuan Reskrim Polres Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) segera merampungkan berkas perkara kasus tindak pidana pemerkosaan dan pembunuhan yang dilakukan Yustinus Tanaem alias Tinus (41), terhadap dua remaja putri berinisial MB (18) dan Nani Welkis (19).

Kapolres Kupang, AKBP Aldinan Manurung, mengatakan, pasca rekonstruksi kasus ini, Jumat (28/5/2021) kemarin, penyidik perlu melengkapi berkas perkara, dengan memeriksa Tinus, karena perlu ada keterangan tambahan.

Menurut Aldinan, pihaknya bisa mengungkap kasus pembunuhan berantai yang terjadi di bulan Februari dan Mei 2021 dengan modus yang sama di lokasi yang berbeda.

"Ada dua orang korban dengan usia belasan tahun.

Pelaku juga menggunakan cara yang sama memerkosa, membunuh dan meninggalkan korban," kata Aldinan kepada sejumlah wartawan di Kupang, Sabtu (29/5/2021).

Aldinan menyebut, Tinus dikategorikan sebagai predator karena aksinya dilakukan berulang kali dengan korban gadis remaja.

Tinus juga lanjut Aldinan, menggunakan cara mengajak korban ke suatu tempat, memaksa melakukan hubungan badan dan membunuh, karena korban menolak melakukan hubungan badan.

Kronologi Pria di Bali Rudapaksa Ponakan di Bawah Umur, Istri Pelaku Malah Suruh Korban Layani Suami

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved