Siswa di Solo Diduga Rusak Belasan Makam, Gibran Rakabuming Akan Tutup Sekolahnya: 'Tidak Berizin'

Gibran Rakabuming Raka akan menutup sekolah yang siswanya diduga rusak belasan makam di Solo.

Editor: Irsan Yamananda
KOMPAS.com / Garry Andrew Lotulung
Gibran Rakabuming Raka akan menutup sekolah yang siswanya merusak belasan makam di Solo karena tidak berizin. 

TRIBUNMATARAM.COM - Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka turut menanggapi aksi siswa yang diduga rusak belasan makam.

Putra sulung Presiden Joko Widodo itu hendak menutup sekolah siswa tersebut.

Gibran menyebut, penutupan itu dilakukan bukan karena sang murid diduga melakukan pengerusakan makam.

Melainkan karena sekolah itu tidak berizin.

Gibran menjelaskan, sekolah tersebut melanggar Surat Edaran No 067/1869 tentang Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Mikro dan Mengoptimalkan Peran Satuan Tugas Tingkat Kelurahan untuk Pengendalian Penyebaran Covid-19 di Solo.

Perlu diketahui, SE nomor 7 huruf b poin 4 dijelaskan sekolah yang ingin menggelar tatap muka harus memdapatkan izin dari wali kota sesuai kewenangannya melalui rekomendasi dari Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Solo.

Ulang Tahun Jokowi ke-60 Hari Ini Tanpa Perayaan, Gibran Rakabuming : Gak Boleh, Udah Tua

Ojol Diamankan karena Antar Miras Pelanggan, Gibran Turun Tangan, Polisi: Tersangka Sih Enggak

Gibran Rakabuming Raka hendak menutup sekolah yang siswanya diduga rusak belasan makam di Solo.
Gibran Rakabuming Raka hendak menutup sekolah yang siswanya diduga rusak belasan makam di Solo. (Kompas.com)

"Sekolahnya apakah sudah berizin?

Kok selama penutupan sekolah ini (masih Covid-19) kok bisa tatap muka (PTM).

Izinnya seperti apa.

Yang lain tutup (daring) kok dia PTM.

Puan Maharani Singgung Pimpinan Hanya di Socmed, Gibran: Lapangan dan Medsos Sama-sama Penting

Dari prokesnya aja sudah tidak tepat.

Yang jelas sekolahnya harus ditutup," kata Gibran di Balai Kota Solo, Jawa Tengah, Selasa (22/6/2021) seperti dikutip dari Kompas.com dengan judul "Gibran Tutup Sekolah yang Siswanya Diduga Rusak Belasan Makam di Solo".

Terkait penanganan kasusnya, Gibran mengatakan telah menyerahkan ke polisi.

Kemudian siswanya akan dilakukan pembinaan.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved