Virus Corona

Fakta di Balik Wanita Gotong Jenazah Positif Covid-19 di NTT Cuma Ditutup Terpal, Ternyata Ayahnya

Baru-baru ini, sebuah video viral memperlihatkan seorang wanita ikut menggotong jenazah ayahnya yang positif Covid-19.

Penulis: Salma Fenty | Editor: Salma Fenty Irlanda
PosKupang/ IST
Baru-baru ini, sebuah video viral memperlihatkan seorang wanita ikut menggotong jenazah ayahnya yang positif Covid-19. 

Reporter : Salma Fenty

TRIBUNMATARAM.COM - Viral anak perempuan gotong jenazah ayahnya yang positif Covid-19, cum ditutupi terpal biru dibantu dua nakes.

Melonjaknya kembali angka Covid-19 di Indonesia membuat sejumlah daerah kewalahan.

Sebagian besar rumah sakit hingga pemakaman penuh.

Tak sedikit pula nyawa yang dipertaruhkan melawan virus dengan varian baru ini.

Baru-baru ini, sebuah video viral memperlihatkan seorang wanita ikut menggotong jenazah ayahnya yang positif Covid-19.

Dalam video tersebut, jenazah tampak hanya ditutupi menggunakan terpal berwarna biru.

Sementara, dua orang penggotong memakai APD, seorang lainnya tidak.

Baca juga: Kengerian Lain Covid-19 Varian Delta, Dokter Ahli Jepang : Sangat Berbahaya, Kekuatan 2 Kali Lipat

Baca juga: 9 Gejala Virus Covid-19 Varian Delta, Beda dengan Ciri-ciri Corona Biasa : Ada Gangguan Pendengaran

Rekaman tersebut beredar luas di masyarakat sejak Jumat, 25 Juni 2021 lalu.

Ilustrasi - evakuasi korban covid-19.
Ilustrasi - evakuasi korban covid-19. (Dok. Polres Metro Jakarta Selatan)

Rupanya, wanita dalam video itu adalah anak dari jenazah.

Sementara, dua lainnya adalah tenaga medis yang tengah membantu menggotong jenazah.

Wanita ini hanya memakai masker, sedangkan tenaga medis menggunakan alat pelindung diri (APD) lengkap.

Sementara kondisi jenazah hanya ditutup terpal berwarna biru.

Ketiganya hendak membawa jenazah yang terkonfirmasi Covid-19 ke pemakaman yang jauh dari rumah warga.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Mataram
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved