Breaking News:

Laporkan Perkembangan PPKM Darurat Jawa Bali ke Jokowi, Luhut: 'Semua Masih Terkendali Pak Presiden'

Luhut Binsar Pandjaitan memberikan laporan terkini mengenai PPKM darurat Jawa Bali ke Presiden Jokowi.

Editor: Irsan Yamananda
Tribunnews.com/ Dennis Destryawan
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan memberikan laporan perkembangan PPKM Darurat ke Presiden Jokowi. 

TRIBUNMATARAM.COM - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Panjaitan memberikan laporan terkini mengenai PPKM darurat Jawa Bali ke Presiden Joko Widodo.

Kepada pria yang akrab disapa Jokowi itu, Luhut menyebut kondisi penanganan Covid-19 melalui PPPKM Darurat berjalan dengan baik.

Luhut mengakui ada krisis yang terjadi saat PPKM Darurat Jawa Bali dilakukan.

Namun, hal tersebut berhasil diatasi oleh timnya.

Selain itu, kerja sama dari daerah ke pusat dinilai cukup bagus.

Luhut menjelaskan, semua masih bisa dikendalikan.

Tekan Lonjakan Angka Kasus Baru Covid-19, Pemerintah Ketatkan PPKM Darurat & Gencarkan Vaksinasi 

Bukannya Ikuti PPKM Darurat Jawa Bali, Lurah di Depok Malah Adakan Hajatan, Video Orang Joget Viral

Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan melaporkan perkembangan PPKM Darurat Jawa Bali pada Presiden Joko Widodo.
Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan melaporkan perkembangan PPKM Darurat Jawa Bali pada Presiden Joko Widodo. (Dokumentasi Facebook Luhut Binsar Pandjaitan)

"Semua masih terkendali Pak Presiden (Jokowi).

Ada krisis di sana di sini, yes, tapi semua dapat diatasi dan tim bekerja dengan sangat kompak, baik dari daerah sampai pusat.

Saya kira cukup bagus," kata Luhut dalam konferensi pers secara virtual, Senin (5/7/2021).

Luhut juga menyinggung peningkatan pasien Covid-19 di rumah sakit rujukan.

20 TKA China Masuk Sulsel Saat PPKM, Imigrasi: Ada Proyek Strategi Nasional, Kalau Kerja Situ Boleh

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved