Breaking News:

Misteri Pembunuhan Pengusaha Emas di Papua Terungkap, Pelaku Diduga Kuat Selingkuhan Istri Korban

Polisi menduga kuat bahwa pelaku pembunuhan pengusaha emas di Papua adalah selingkuhan istri korban.

Editor: Irsan Yamananda
TribunWow
Ilustrasi - Polisi menduga kuat motif pembunuhan pengusaha emas di Papua karena cinta terlarang. 

Walhasil, korban ditemukan tewas dengan kondisi mengenaskan.

 Ayah Tiri Aniaya Balita Hingga Tewas di Palembang, Gendang Telinga Korban Luka dan Tulang Bahu Patah

 Kejinya Tukang Galon di Pinrang Bunuh Ibu & Anak di Kamar Kos, Kesal Gagal Merudapaksa Jadi Motif

Usut punya usut, pelaku dan korban sudah sering bertengkar.

Terutama pada dua bulan terakhir.

Hal itu diungkapkan oleh Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Nandang Mu'min Wijaya.

"Setiap kali bertengkar, korban selalu meminta diceraikan, dan akan kembali kepada mantan suaminya," kata Nandang kepada Kompas.com melalui keterangan tertulis, Minggu (4/7/2021) malam.

 Petaka Cinta Segitiga, Suami di NTT Bunuh Selingkuhan Istri saat Berhubungan Dewasa di Kamar Anak

Korban merupakan janda beranak dua yang menikah dengan pelaku.

Setelah menikah, hubungan rumah tangga mereka tidak harmonis.

Korban menuduh suaminya selingkuh dengan wanita lainnya.

Sebab, pelaku sering ditemukan korban chating dengan wanita lain di media sosial Facebook.

"Berdasarkan keterangan pelaku, korban minta diceraikan dan mengatakan akan kembali kepada mantan suaminya," sebut Nandang.

Namun, pelaku tak mau cerai.

Dari pada cerai, pelaku lebih memilih untuk membunuh istrinya, agar tidak menikah dengan mantan suami.

Nandang melanjutkan, pelaku diduga telah merencanakan waktu, tempat, alat, serta cara membunuh istrinya.

Di saat istrinya sedang tidur di atas kasus bersama bayinya, Rabu, pelaku pergi mengambil sebilah parang di rak sepatu.

Tanpa pikir panjang, pelaku langsung membacok istrinya.

 Kejinya Aipda Roni Sekap, Rudapaksa & Bunuh 2 Gadis Medan, Istri Ikut Menyaksikan Tapi Diancam

"Korban tersadar dan langsung menangkis parang tersebut dengan menggunakan tangannya.

Akibatnya, tangan korban putus," kata Nandang.

Korban bangun dari tempat tidurnya.

Namun, pelaku kembali mengayunkan parang sehingga melukai kepala korban.

Korban pun langsung tergeletak di atas kasur mengeluarkan darah.

"Korban dibacok sebanyak empat kali," ujar Nandang.

Usai menghabisi nyawa istrinya, MES pergi meninggalkan korban dan bayinya yang masih berusia empat bulan.

Dengan menggunakan sepeda motor, sekitar pukul 19.30 WIB, pelaku menyerahkan diri ke Polsek Payung Sekaki.

Pelaku kemudian diserahkan ke Polsek Rumbai karena tempat kejadian perkara (TKP) di Kecamatan Rumbai.

"Pelaku diamankan dengan barang bukti sebilah parang berukuran 50 sentimeter," kata Nandang seperti dikutip dari Kompas.com dengan judul "Detik-detik Suami Bunuh Istri karena Minta Cerai, Dilakukan Saat Korban Tidur dengan Bayinya".

Pelaku sudah ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat dengan Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana, dan Pasal 44 ayat (3) UU Nomor 23 tahun 2004 tentang penghapusan kekerasan dalam rumah tangga.

Berita pembunuhan lainnya

(TribunPapua/ Ridwan Abubakar Sangaji)

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved