Breaking News:

Kisah Keluarga Jenazah Covid di Bandung, Kena Pungli Rp 4 Juta: 'Katanya Udah Untung Dikasih Segitu'

Keluarga jenazah pasien Covid-19 di Bandung, Jawa Barat mengaku jadi korban pungli.

Editor: Irsan Yamananda
ANTARA FOTO/MUHAMMAD ADIMAJA via Kompas.com
Ilustrasi - Keluarga jenazah Covid-19 di Bandung mengaku jadi korban pungli. 

Uang sebanyak itu diminta oleh salah satu orang bernama Redi yang mengaku sebagai koordinator pemakaman Covid-19 di UPT TPU Cikadut.

 

"Dia bilang pemakaman Covid-19 untuk non-muslim tidak dibayar pemerintah, hanya yang muslim saja yang ditanggung pemerintah.

Dia minta Rp 4 juta supaya Ayah saya bisa dimakamkan," kata YT saat dihubungi Kompas.com, Sabtu (10/7/2021).

Keluarga YT terkejut dengan nominal uang yang diminta.

Bersikukuh Sudah Sesuai Prokes Covid-19, Lurah di Depok yang Adakan Resepsi Saat PPKM Jadi Tersangka

Adu argumen dan tawar-menawar pun terjadi.

Angka Rp 2,8 juta akhirnya disetujui oleh kedua belah pihak, dengan harapan keluarga agar jenazah bisa segera dimakamkan.

"Sebelumnya saya minta turun lagi Rp 2 juta, tapi temannya (Redi) nyeletuk, dia bilang sudah untung dikasih segitu.

Kemarin yang non-muslim ada yang sampai Rp 3,5 juta.

Akhirnya kita setuju di angka Rp 2,8 juta," tutur YT.

Namun, sebelum membayar, YT meminta kepada pihak TPU Cikadut untuk membuat tanda terima dan rincian biaya.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved