Ibadah Puasa

Dosa Satu Tahun yang Telah Terlewati akan Dihapus, Berikut Hikmah dan Keutamaan Puasa Tarwiyah 2021

Simak keutamaan dan hikmah dari menjalankan puasa Tarwiyah, dosa satu tahun bisa dihapuskan.

Editor: Irsan Yamananda
Shutterstock via Tribunnews.com
Ilustrasi - Keutamaan ibadah puasa tarwiyah 2021. 

TRIBUNMATARAM.COM - Tak lama lagi, umat muslim hendak merayakan Idul Adha 2021.

Dalam situasi apapun, semangat untuk beribadah tidak boleh hilang.

Utamanya, saat kita tengah diberi cobaan berupa pandemi Covid-19.

Nah, ada satu amalan sunah yang bisa dilakukan saat kita menjalani PPKM Darurat ini.

Amalan tersebut tak boleh dilewatkan oleh umat muslim.

Ibadah yang dimaksud adalah puasa sunah tarwiyah.

Baca juga: 10 Kemuliaan Puasa Arafah Sebelum Idul Adha 2021: Rumah Tangga Terjamin Hingga Dapat Berkah Hidup

Baca juga: Kapan Kita Bisa Melakukan Ibadah Puasa Arafah dan Tarwiyah? Simak Jadwal Lengkapnya Berikut Ini!

Ilustrasi - Keutamaan puasa tarwiyah 2021.
Ilustrasi - Keutamaan puasa tarwiyah 2021. (Tribun Wow)

Ibadah puasa tersebut, memiliki keutamaan tersendiri.

Salah satunya yakni dosa selama setahun dihapuskan.

Lantas, seperti apa bacaan niatnya?

Kami sudah menyiapkan artikelnya untukmu.

Dilengkapi dengan tata cara lengkap ibadahnya.

Selain itu, ada juga artikel soal puasa arafah lho.

Baca juga: Yuk Puasa Arafah Sebelum Idul Adha 2021, Bisa Dapat Keberkahan dalam Hidup Hingga Naikkan Martabat

Begitu juga dengan keutamaan lainnya.

Berikut ulasannya:

Seperti diketahui, kita sudah memasuki bulan Dzulqaidah 1442 H saat ini.

Puasa Arafah dapat menghapuskan dosa selama dua tahun, dosa setahun yang akan datang.

Dari Abu Qotadah, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

صِيَامُ يَوْمِ عَرَفَةَ أَحْتَسِبُ عَلَى اللَّهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِى قَبْلَهُ وَالسَّنَةَ الَّتِى بَعْدَهُ وَصِيَامُ يَوْمِ عَاشُورَاءَ أَحْتَسِبُ عَلَى اللَّهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِى قَبْلَهُ

“Puasa Arofah (9 Dzulhijjah) dapat menghapuskan dosa setahun yang lalu dan setahun akan datang. Puasa Asyuro (10 Muharram) akan menghapuskan dosa setahun yang lalu.” (HR. Muslim no. 1162)

Baca juga: Keistimewaan Ibadah Puasa Sunah Senin Kamis, Hari Lahir Rasulullah SAW dan Diturunkannya Wahyu

Puasa sunah Tarwiyah dan Arafah sangat dianjurkan bagi umat muslim sedunia, agar kita dapat turut merasakan nikmatnya seperti yang dirasakan oleh para jama’ah haji.

Namun, bagi jamaah haji sendiri haram hukumnya untuk berpuasa di hari Arafah 9 Dzulhijjah.

Adapun yang dimaksud dengan puasa Arafah adalah (Mengetahui) puasa yang dilaksanakan pada hari Arafah yakni pada tanggal 9 Dzulhijjah yaitu hari pada saat jama’ah haji melakukan wukuf dipadang Arafah.

NIAT

Do'a Niat Puasa Arafah

ﻧﻮﻳﺖ ﺻﻮﻡ ﻋﺮﻓﺔ ﺳﻨﺔ ﻟﻠﻪ ﺗﻌﺎﻟﻰ.

NAWAITU SAUMA ARAFAH SUNNATAN LILLAHI TA’ALAH

Artinya, "Sengaja saya berpuasa esok hari, yaitu puasa Arafah sunah karena Allah Taala."

Jika kamu melaksanakan puasa Arafah, ada beberapa keutamaan yang bisa kamu dapatkan seperti dikutip Tribun Mataram dari IG daqu_iqra.

KEUTAMAAN PUASA ARAFAH DAN TARWIYAH

Ilustrasi - Keutamaan puasa arafah dan tarwiyah
Ilustrasi - Keutamaan puasa arafah dan tarwiyah (Tribun Lampung)

Adapun keutamaan puasa sunah Tarwiyah dan Arafah bagi orang yang tidak melaksanakan ibadah haji berdasarkan beberapa hadist Nabi Muhammad SAW adalah:

1. Barang siapa yang menjalankan Puasa Tarwiyah akan dihapus dosa satu tahun yang lalu yang telah terlewati.

2. Sedangkan yang berpuasa di hari Arofah akan dihapus dosa dua tahun (1 tahun yang lalu dan 1 tahun yang akan datang)

3. Dan yang melaksanakan dua puasa ini akan dianugrahi oleh Allah SWT dengan 10 macam kemuliaan, yaitu:

1. Allah akan memberi keberkahan pada kehidupannya.

2. Allah akan menambah harta.

3. Allah akan menjamin kehidupan rumah tangganya.

4. Allah akan membersihkan dirinya dari segala dosa dan kesalahan yang telah lalu.

5. Allah akan melipat gandakan amal dan ibadahnya.

6. Allah akan memudahkan kematiannya.

7. Allah akan menerangi kuburnya selama di alam Barzah.

8. Allah akan memberatkan timbangan amal baiknya di Padang Mahsyar.

9. Allah akan menyelamatkannya dari kejatuhan kedudukan di dunia ini.

10. Allah akan menaikkan martabatnya di sisi Allah SWT.

Ketua Pengurus Wilayah Nahdatul Ulama (PWNU) Lampung, Muhammad Mukri menambahkan soal puasa Arafah dilaksanakan pada 9 Dzulhijjah atau sehari sebelum hari raya kurban.

Dinamakan puasa Arafah karena umat yang sedang beribadah haji sedang wukuf di Padang Arafah.

"Wukuf itu berdiam diri. Jadi, jemaah haji sedang berdiam diri di Arafah."

"Umat muslim yang tidak berhaji, dianjurkan berpuasa," terang Mukri.

Puasa Arafah hukumnya sunnah muakad atau dianjurkan untuk dilaksanakan.

"Artinya, sangat dianjurkan. Bagi kaum muslimin yang tidak menunaikan ibadah haji, sangat dianjurkan melaksanakan puasa Arafah," ungkap Mukri.

Barang siapa melaksanakan puasa Arafah maka akan menghapus dosa satu tahun berlalu dan satu tahun yang akan datang.

"Pahalanya (puasa Arafah), menurut sebuah hadis, bisa menghapuskan dosa satu tahun sesudah, dan menghapus dosa satu tahun yang akan datang,"

"Seandainya umat muslim tahu betapa besarnya pahala dari puasa Arafah, saya yakin masyarakat akan melaksanakan puasa tersebut," tambah Mukri.

Imam Nawawi berkata bahwa bentuk keberkahan makan sahur di antaranya adalah karena waktu itu orang bangun, ada dzikir dan doa pada waktu mulia tersebut.

Saat itu adalah waktu diturunkannya rahmat serta diterimanya doa dan istighfar. (Syarh Shahih Muslim, 9: 182).
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
Dari Abu Hurairah, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Rabb kita Tabaroka wa ta’ala turun ke langit dunia ketika tersisa sepertiga malam terakhir.

Lantas Dia berfirman, “Siapa saja yang berdoa kepada-Ku, maka akan Aku kabulkan.

Siapa yang meminta kepada-Ku, maka akan Aku beri. Siapa yang meminta ampunan kepada-Ku, maka akan Aku ampuni.” (HR. Bukhari no. 1145 dan Muslim no. 758).
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
Jadi jangan sibukkan diri di waktu sahur dengan aktivitas makan saja seperti dikutip dari TribunStyle.com dengan judul : SELAMAT Puasa Arafah Sebelum Idul Adha, Kamis 30 Juli 2020, Ini 10 Keutamaannya, Harta dan Kemuliaan.

Ambillah kesempatan untuk shalat malam, yang penting tidak ada dua witir dalam satu malam.

Lalu tambahlah dengan memanjatkan doa sesuai dengan hajat yang kita minta. InsyaAllah doa-doa kita akan dikabulkan di bulan penuh berkah ini.

Jangan lupa berpuasa Arafah ya banyak keutamaan yang bisa didapat.

JADWAL IBADAH PUASA 1442 H/2021 M

* Awal Bulan Jumadil-Akhirah 1442 H: 1 Jumadil-Akhirah 1442 H (14 Januari 2021 Kamis)

* Puasa Ayyamul Bidh Jumadil-Akhirah 1442 H: 13 - 15 Jumadil-Akhirah 1442 H (26 - 28 Januari 2021 Selasa - Kamis)

* Awal Bulan Rajab (Bulan Mulia) 1442 H: 1 Rajab 1442 H (13 Pebruari 2021, Sabtu)

* Puasa Ayyamul Bidh Rajab 1442 H: 13 - 15 Rajab 1442 H (25 - 27 Februari 2021 Kamis - Sabtu)

* Isra' Mi'raj 1442 H: 27 Rajab 1442 H (11 Maret 2021 Kamis)

* Awal Bulan Sya'ban 1442 H: 1 Sya'ban 1442 H (15 Maret 2021 Senin)

* Puasa Ayyamul Bidh Sya'ban 1442 H: 13 - 15 Sya'ban 1442 H (27 - 29 Maret 2021 Sabtu - Senin)

* Nisfu Sya'ban 1442 H: 15 Sya'ban 1442 H (29 Maret 2021 Senin)

* Awal Bulan Ramadan 1442 H: 1 Ramadan 1442 H (13 April 2021 Selasa)

* Hari Pertama Puasa Ramadan 1442 H: 1 Ramadan 1442 H (13 April 2021 Selasa)

* Nuzulul Qur'an 1442 H: 17 Ramadan 1442 H (29 April 2021 Kamis)

* 10 Hari Terakhir Ramadan 1442 H: 21 - 30 Ramadan 1442 H (03 - 12 Mei 2021 Senin - Rabu)

* Awal Bulan Syawal 1442 H: 1 Syawal 1442 H (13 Mei 2021 Kamis)

* Hari Raya Idul Fitri 1442 H: 1 Syawal 1442 H (13 Mei 2021 Kamis)

* Puasa Ayyamul Bidh Syawal 1442 H: 13 - 15 Syawal 1442 H (25 - 27 Mei 2021 Selasa - Kamis)

* Awal Bulan Dzulqaidah (Bulan Mulia) 1442 H: 1 Dzulqaidah 1442 H (12 Juni 2021 Sabtu)

* Puasa Ayyamul Bidh Dzulqaidah 1442 H: 13 - 15 Dzulqaidah 1442 H (24 - 26 Juni 2021 Kamis - Sabtu)

* Awal Bulan Dzulhijah (Bulan Mulia) 1442 H: 1 Dzulhijah 1442 H (11 Juli 2021 Ahad)

* 10 Hari Awal Dzulhijah 1442 H: 1 - 10 Dzulhijah 1442 H (11 - 20 Juli 2021 Ahad - Selasa)

* Wuquf di 'Arafah (Puasa Arafah) 1442 H: 9 Dzulhijah 1442 H (19 Juli 2021 Senin)

* Hari Raya Idul Adha 1442 H: 10 Dzulhijah 1442 H (20 Juli 2021 Selasa)

* Hari Tasyriq 1442 H: 11 - 13 Dzulhijah 1442 H (21 - 23 Juli 2021 Rabu - Jum'at)

* Puasa Ayyamul Bidh Dzulhijah 1442 H 14 - 16 Dzulhijah 1442 H (24 - 26 Juli 2021 Sabtu - Senin)

* Awal Bulan Muharam (Bulan Mulia) 1443 H 1 Muharam 1443 H (10 Agustus 2021 Selasa).

*) Disclaimer: Tanggal-tanggal penting tersebut hanya sebagai panduan karena ada moment tertentu yang ditentukan melalui Sidang Isbat.

Berita dan artikel terkait puasa lainnya di sini

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved