Breaking News:

Kasus Penimbunan Obat Penanganan Covid-19 di Jakbar, Polisi Sita 730 Boks: 'Bisa untuk 3.000 Pasien'

Polisi mengungkap kasus penimbunan obat Covid-19 oleh PT ASA di Jakarta Barat.

Editor: Irsan Yamananda
Istimewa
Ilustrasi - Polisi mengungkap praktik penimbunan obat penanganan Covid-19 di Jakarta Barat. 

TRIBUNMATARAM.COM - Polisi mengungkap perkembangan terkini kasus penimbunan obat Covid-19 di Jakarta Barat.

Pihak berwajib telah memeriksa Direktur Perusahaan Besar Farmasi (PBF) PT ASA berinisial YP (58).

Perlu diketahui, YP diperiksa karena polisi menemukan penimbunan obat terkait penanganan Covid-19 di gudang PT ASA.

Lokasi gudang tersebut berada di Jalan Peta Barat Indah III, Kalideres, Jakarta Barat.

Selain direktur, polisi juga telah memeriksa apoteker dan kepala gudang perusahaan tersebut.

Hal itu diungkapkan oleh Kapolres Jakarta Barat Kombes Ady Wibowo.

Baca juga: Vaksin Berbayar Disorot, Menkes Ungkap Alasan Buka Program, Singgung WNA yang Kerja di Indonesia

Baca juga: Cuitan Tak Percaya Covid-19 Viral, dr Lois Owien Ditetapkan Jadi Tersangka & Terjerat Pasal Berlapis

Kapolres Jakarta Barat Kombes Ady Wibowo saat konferensi pers terkait penutupan gudang PT. ASA yang menimbun obat terkait penanganan Covid-19 pada Senin (12/7/2021).
Kapolres Jakarta Barat Kombes Ady Wibowo saat konferensi pers terkait penutupan gudang PT. ASA yang menimbun obat terkait penanganan Covid-19 pada Senin (12/7/2021). (Dok. Istimewa)

"Kita sudah periksa direktur, apoteker PT tersebut, dan kepala gudang," katanya saat dihubungi, Selasa (13/7/2021).

Ady mengatakan, pihaknya memeriksa apoteker berinisial MA (32).

Sementara kepala gudang berinisial E (47).

Selain tiga orang tersebut, polisi juga telah mendapat keterangan dari sejumlah ahli.

Baca juga: Animo Tinggi, Kimia Farma Justru Resmi Tunda Layanan Vaksin Covid-10 Berbayar di Tengah Pro Kontra

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved