Breaking News:

Ngaku Sudah 'Babak Belur', Pedagang di Banten Pasang Bendera Putih: Ketemu Nasi Aja Udah Bersyukur

Pedagang di Lebak, Banten memasang bendera putih dan mengaku babak belur karena PPKM darurat.

Editor: Irsan Yamananda
KOMPAS.COM/ACEP NAZMUDIN
Sejumlah pedagang kaki lima di Rangkasbitung, Lebak, Banten, memasang bendera putih di gerobak mereka protes PPKM Darurat diperpanjang, Rabu (21/7/2021) 

Dia banyak berhemat dengan cara mengurangi jatah makanan bagi dirinya dan keluarga.

"Sekarang mah makan sepiring berdua saja sudah Alhamdulillah, tidak memikirkan lauknya apa, ketemu nasi saja sudah bersyukur," kata dia.

Bukan hanya dirinya yang merasakan langsung dampaknya, tapi juga suaminya yang berprofesi sebagai tukang ojek.

Katanya, sejak PPKM, suaminya memilih berjualan dengannya lantaran sepi penumpang.

"Apalagi ada kebijakan jalan ditutup, di atas jam 7 malam nggak bisa kemana-mana karena banyak jalan yang ditutup, penumpang tidak ada," kata dia.

Sementara pedagang lain, Jefri, berharap mendapat bantuan dari pemerintah.

Sejak PPKM, kata dia, belum pernah mendapat bantuan sama sekali baik beras maupun uang.

Kata Jefri, pedagang lain pernah mendapat bantuan beras dari petugas yang berkeliling memberi bantuan, namun dirinya tidak dapat lantaran gerobaknya sudah tutup lebih dulu.

"Besoknya saya tanyakan ke petugas, katanya harus divaksin dulu kalau mau dapat, sementara saya belum divaksin, dulu enggak kebagian karena antri," kata Jefri.

Baca juga: Langgar PPKM, Pria di Tasik Pilih Dipenjara daripada Didenda, Jadi Satu dengan Napi Kriminal Umum

Bantuan untuk masyarakat

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved