Breaking News:

Penanganan Covid-19 Banyak Dikritik, Luhut Mengaku Sedih: 'Kamu Tak Tahu Sulitnya Atasi Keadaan Ini'

Luhut Binsar Pandjaitan mengaku sedih pada pihak yang dengan mudahnya mengkritik langkah pemerintah untuk menangani pandemi covid-19.

Editor: Irsan Yamananda
Tribunnews.com/ Dennis Destryawan
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan sedih dengan banyaknya pihak yang mengkritik pemerintah. 

TRIBUNMATARAM.COM - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan kembali angkat bicara mengenai penanganan Covid-19.

Kali ini, ia mengomentari beberapa pihak yang mengkritik pemerintah.

Luhut mengaku sedih dengan banyaknya kritikan dari para pihak tersebut.

Menurutnya, tidak mudah untuk menangani lonjakan kasus Covid-19 di Indonesia.

"Sekarang ini jadi kalau saya melihat orang terlalu menggampangkan kritik itu saya sedih aja.

Kamu enggak tahu betapa sulitnya mengatasi keadaan ini," kata Luhut dalam sebuah dialog di Kompas TV, Selasa (20/7/2021) malam.

Baca juga: Luhut Belum Aminkan Perpanjangan PPKM Darurat hingga Akhir Juli, Janji Umumkan 2-3 Hari ke Depan

Baca juga: PPKM Darurat Diperpanjang, BLT UMKM Masih Cair Juli-September 2021, Cek eform BRI & Banpresbpum BNI

Luhut Binsar Pandjaitan mengaku sedih melihat betapa gampangnya pihak lain mengkritik kebijakan pemerintah dalam menangani covid-19.
Luhut Binsar Pandjaitan mengaku sedih melihat betapa gampangnya pihak lain mengkritik kebijakan pemerintah dalam menangani covid-19. (Tribunnews/ Rina)

Menurutnya, banyak yang berpikir bahwa kasus Covid-19 dapat diturunkan dengan hanya memakai masker.

Padahal, lanjut Luhut, virus corona varian Delta menyebar dengan begitu cepat.

Luhut menjamin pemerintah selalu selalu mempertimbangkan pandangan dari banyak pihak dalam membuat kebijakan.

Mulai dari epidemiolog hingga masyarakat kecil seperti para pedagang kaki lima.

Baca juga: PPKM Darurat Diperpanjang Akhir Juli Keputusan Sulit, DPR : Demi Rakyat Nyawa Harus Dilindungi

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved