Breaking News:

Detik-detik Ketua MUI Labura Dibunuh karena Tegur Tetangga yang Mencuri, Pelaku Pulang Asah Parang

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Labuhanbatu Utara (Labura), Sumatera Utara, Aminurrasyid Aruan menjadi korban pembunuhan.

ist
Ketua MUI Labura H Aminurrasyid Aruan semasa hidup. 

TRIBUNMATARAM.COM - Detik-detik nyawa Ketua MUI Labuhanbatu Utara (Labura) dibunuh tetangganya, pelaku tersinggung ditegur karena curi buah sawit korban.

Polisi menguak kronologi dibunuhnya Aminurrasyid Aruan di tangan AK.

AK yang tak terima ketahuan mencuri pun langsung pulang dan mengasah parang untuk membunuh Aminurrasyid.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Labuhanbatu Utara (Labura), Sumatera Utara, Aminurrasyid Aruan menjadi korban pembunuhan.

Ia tewas setelah dianiaya secara membabi buta oleh pelaku yang merupakan tetangganya berinisial A alias AK alias AD.

Pelaku nekat menghabisi nyawa korban lantaran tak terima ditegur agar tak mencuri.

Ilustrasi
Ilustrasi ((SHUTTERSTOCK/ New Africa)

Jasad Aminurrasyid ditemukan di saluran drainase di Jalan Utama, Lingkungan II Panjang Bidang, Kelurahan Gunting Saga, Kecamatan Kualuh Selatan, Kabupaten Labura, Selasa (27/7/2021).

Baca juga: Ketua MUI Labura Tewas di Parit, Polisi: Info Sementara, Pelaku Tak Terima Ditegur Jarang Selametan

Baca juga: Di Balik Tewasnya Penjual Rongsok di Aceh, Korban Sempat Tanya Kenapa Bunuh Aku? : Ini Balasannya

Berikut empat fakta terkait kasus pembunuhan Ketua MUI Labura, sebagaimana dirangkum dari Tribun-Medan.com dan Kompas.com:

1. Tak terima ditegur agar tak mencuri

Mengutip dari Tribun-Medan.com, Kapolres Labuhanbatu, AKBP Deni Kurniawan mengatakan, peristiwa itu terjadi berawal saat korban tak terima ditegur.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved