Sosok Pria yang Nikahi 2 Wanita Sekaligus di Lombok, Tidak Bekerja dan Numpang di Kontrakan Saudara

Terungkap sosok pria yang nikahi 2 wanita sekaligus di Lombok, tak punya pekerjaan dan masih numpang di kontrakan saudara.

Editor: Irsan Yamananda
Surya
Ilustrasi - Viral pria di Lombok nikahi dua wanita sekaligus. 

"Ini tidak mudah, saya berpesan untuk yang belum menikah agar jangan seperti saya, tidak semudah yang dibayangkan, susah nanti," kata Korik sambil menyeruput kopi buatan istri pertamanya, Nur Khusnul Khotimah di Lombok Tengah, Rabu (28/7/2021).

Ia berencana akan mengadu nasib ke Malaysia.

Namun, keberangkatannya tertunda karena corona.

Baca juga: Surat Didi Riyadi untuk Jokowi Soal PPKM Darurat Viral, Usulkan Karantina Lebih Ramah, Simak Isinya

"Saya sudah medical, karena corona keberangkatan saya masih tertunda, sebenarnya setelah menikah akan langsung ke Malaysia tapi belum bisa," kata Korik.

Tak menikah resmi secara negara

Presidium wilayah Koalisi Perempuan Indonesia (KPI -NTB) Lilik Agustiyaningsih mengatakan, tindakan Korik menikahi dua perempuan sekaligus merupakan bentuk kekerasan terhadap perempuan secara psikis.

"Kami terus terang sangat prihatin dengan peristiwa seperti ini, yang terus berulang di NTB, akar persoalan dari pernikahan dini dan kekerasan terhadap perempuan," kata Lilik, Rabu.

Lilik memastikan, kedua perempuan itu tak menikah secara resmi.

"Ini tentu akan menjadi persoalan baru nanti ketika mereka sudah memiliki anak, akan sulit mengurus akta kelahiran anak anak mereka karena menikah tanpa dokumen atau di bawah tangan," ungkap Lilik.

Menurutnya fenomena pernikahan dengan dua perempuan sekaligus ini seharusnya menjadi perhatian pemerintah daerah.

Pemerintah daerah diminta mencari penyebab dan menemukan solusi agar kejadian serupa tak terulang.

Artikel lainnya terkait daerah Lombok

(Kompas/ Fitri Rachmawati)

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved