Breaking News:

Ditegur Tak Boleh Matikan Api Perapian, Pria NTT Gelap Mata, Ambil Parang & Aniaya 4 Orang Temannya

Kronologi pria di Nusa Tenggara Timur aniaya 4 orang pakai parang, 1 orang dinyatakan tewas.

Editor: Irsan Yamananda
Regional Kompas.com
Ilustrasi - Pria di NTT aniaya empat orang, satu dinyatakan tewas. 

TRIBUNMATARAM.COM - Kasus penganiayaan berat terjadi di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Pelakunya adalah seorang pria berinisial TL.

Kini, ia diburu polisi karena kasus tersebut.

Korban penganiayaan berjumlah empat orang.

Mereka adalah warga Dusun Paboting, Desa Laihau, Kecamatan Lewa Tidahu, Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Peristiwa itu terjadi pada hari Jumat (30/7/2021).

Baca juga: Tiga Hari Sering Duduk di Masjid, Pria di Medan Ditemukan Tewas, Saksi: Habis Maghrib, Dikira Tidur

Baca juga: Pembunuh Plt Kepala BPBD Merangin Ternyata Sudah Ikut Korban 5 Tahun, Rawat Kebun Sawit & Ternak

Ilustrasi - Pria di NTT aniaya empat orang, satu dinyatakan tewas.
Ilustrasi - Pria di NTT aniaya empat orang, satu dinyatakan tewas. (TribunWow)

Satu orang korban dinyatakan tewas akibat penganiayaan tersebut.

Sementara tiga orang lainnya mengalami luka-luka.

Keempat korban berinisial IPB (50), OB (40), PI (60), dan JS (51) seperti dikutip dari Tribunnews.com dengan judul Kronologi Pria Aniaya 4 Orang, 1 di Antaranya Tewas, Berawal Tersinggung Tak Boleh Matikan Perapian.

Sementara korban yang dinyatakan meninggal adalah IPB.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved