2 Warga Lampung Ditangkap karena Beri Laporan & Sumpah Palsu, Ngaku Dibegal Padahal Motor Digadai

Dua orang di Lampung Selatan ditangkap polisi setelah memberikan sumpah serta keterangan palsu.

Editor: Irsan Yamananda
Istimewa
Ilustrasi - Polisi menangkap dua warga Lampung Selatan karena memberikan laporan palsu. 

TRIBUNMATARAM.COM - Dua warga Lampung Selatan ditangkap oleh pihak berwajib setelah membuat laporan palsu.

Keduanya adalah RA (26) dan PA (35).

Awalnya, mereka membuat laporan terkait pencurian sepeda motor.

Kepada anggota aparat, RA dan PA mengaku sebagai korban begal.

Laporan tersebut kemudian ditindaklanjuti oleh pihak berwajib.

Namun, fakta yang ditemukan di lapangan berbeda dengan laporan keduanya.

Baca juga: Apes Korbannya Lebih Galak Saat Dipalak, Preman di Lampung Kini Diciduk Polisi, Berikut Kronologinya

Baca juga: Identitas Mayat Terlipat dalam Plastik di Penampungan Air Lampung Terkuak, Istri sedang Hamil Tua

Ilustrasi - Polisi menangkap dua warga Lampung Selatan karena memberikan laporan palsu.
Ilustrasi - Polisi menangkap dua warga Lampung Selatan karena memberikan laporan palsu. (KOMPAS.com/NURWAHIDAH)

Usut punya usut, sepeda motor yang dilaporkan itu hilang bukan karena dibegal.

RA dan PA ternyata sudah menggadaikan sepeda motor tersebut.

Hal itu diungkapkan oleh Kapolsek Tanjung Bintang Ajun Komisaris Polisi (AKP) Faria Arista.

Menurutnya, kedua pelaku adalah warga Jati Agung dan warga Tanjung Bintang.

Viral Pemilik Angkringan Adu Mulut dengan Polisi di Lampung: Tangkap Saya Pak, Saya Enggak Kriminal!

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved