Breaking News:

4 Tahun Lalu, Apriyani Beranikan Diri Masuk Pelatnas Bermodal Uang 200 Ribu & Raket, Sempat Ditolak

Bermodal raket seadanya dan uang Rp 200 ribu, mimpi Apriyani menuju juara Olimpiade dunia pun dimulai.

Editor: Salma Fenty Irlanda
Pedro PARDO / AFP
Atlet Indonesia Apriyani Rahayu (kanan) bereaksi setelah mendapat poin dari Greysia Polii Indonesia saat mereka memenangkan game pertama dalam pertandingan final bulu tangkis ganda putri melawan Jia Yifan dari China dan Chen Qingchen dari China selama Olimpiade Tokyo 2020 di Musashino Forest Sports Plaza di Tokyo pada 2 Agustus 2021. 

TRIBUNMATARAM.COM - Perjalanan Apriyani Rahayu menjuarai Olimpiade Tokyo bersama rekannya, Greysia Polii tidak lah mudah.

Untuk sampai ke tingkat olimpiade, Apriyani memulai segalanya dari bawah.

Bermodal raket seadanya dan uang Rp 200 ribu, mimpi Apriyani menuju juara Olimpiade dunia pun dimulai.

Usai memastikan diri meraih medali emas, ada momen spesial saat Apriyani Rahayu menangis sesenggukan saat mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pelatih Eng Hian.

Terungkap saat-saat awal Apriyani Rahayu bergabung dengan Pelatnas.

"Tapi masih panjang ya," kata Eng Hian kepada Apriyani dalam cuplikan video yang diunggah  greyspolii.fanbase dari Instastory akun Instagram noc.indonesia.

Eng Hian terus memotivasi atletnya bahwa perjuangan dia masih panjang. Masih banyak turnamen yang harus diikuti oleh Apri.

Baca juga: Raih Medali Emas Olimpiade Tokyo 2020, Berikut Perjuangan Greysia Polii /Apriyani Rahayu di Final!

Baca juga: Perlakukan Atlet Bulu Tangkis Indonesia Semena-mena di All England, BWF Kini Layangkan Surat Maaf

"Ya? Gold sebanyak-banyaknya," Ucap Eng Hian yang langsung dijawab "Iya" oleh Apri dalam pelukan pelatihnya.

Pada momen Apri menangis sambil memeluk pelatihnya itu, Eng Hian sempat menjawab pertanyaan wartawan. Saat itu apa yang dibawa Apriyani saat pertama masuk pelatnas.

Apriyani Rahayu dari Indonesia dan Greysia Polii dari Indonesia (kiri) merayakan kemenangannya setelah memenangkan pertandingan final bulu tangkis ganda putri melawan Jia Yifan dari China dan Chen Qingchen dari China pada Olimpiade Tokyo 2020 di Musashino Forest Sports Plaza di Tokyo pada 2 Agustus 2021.
Apriyani Rahayu dari Indonesia dan Greysia Polii dari Indonesia (kiri) merayakan kemenangannya setelah memenangkan pertandingan final bulu tangkis ganda putri melawan Jia Yifan dari China dan Chen Qingchen dari China pada Olimpiade Tokyo 2020 di Musashino Forest Sports Plaza di Tokyo pada 2 Agustus 2021. (LINTAO ZHANG/POOL/AFP)

"Apri cuma bawa uang Rp200 ribu, mau diapain?"

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved