Akui Suntikkan Jarum Kosong ke Anak, Nakes di Jakut Minta Maaf: 'Hari Itu Saya Vaksin 599 Orang'

Vaksinator di Jakarta Utara akui telah menyuntikkan jarum kosong ke anak, berikut pengakuan lengkapnya.

Editor: Irsan Yamananda
YouTube/ Tribunnews
Tangkap layar video viral seorang warga mengaku disuntik vaksin Covid-19 kosong oleh petugas kesehatan. 

Akibatnya, muncul dugaan jika cairan vaksin tidak masuk ke dalam tubuh penerima.

Untuk menyelidiki kasus ini, Polres Karawang turun tangan langsung.

Pihaknya ingin menjawab rasa penasaran masyarakat sekaligus mengonfirmasi jika tudingan tersebut tak benar adanya.

Polres Karawang masih menunggu hasil laboratorium dalam pengungkapan kasus vaksinasi tanpa menekan plunger jarum suntik yang baru-baru ini viral di media sosial.

Hal itu dilakukan untuk membuktikan vaksin tersebut berada dalam tubuh atau tidak.

Baca juga: WHO Kritik Program Vaksin Berbayar di Indonesia, Sebut Banyak Lembaga yang Mau Bantu: Tidak Tepat

Baca juga: Petugas Vaksin di Karawang Dituduh Tak Tekan Jarum Suntik: Sampel Darah Pengunggah Video Diperiksa

Kasat Reskrim Polres Karawang AKP Oliestha Ageng Wicaksana mengatakan, pihaknya telah mengirimkam sampel ketiga orang yang bersangkutan dalam video viral saat mengikuti vaksinasi di Puskesmas Wadas, Telukjambe Timur ke laboratorium.

"Kita menunggu hasil dari laboratorium terlebih dahulu," kata Oliestha saat dihubungi Tribun Jabar, Jumat (16/7/2021).

Ia menyebutkan, pengambilan sampel dilakukan dua kali. Pasalnya, pihaknya akan membandingkan saat vaksinasi, dua minggu, dan satu bulan setelah vaksinasi, karena, antibodi terhadap Covid-19 tak langsung terbentuk.

Selain itu 12 saksi yang telah diperiksa oleh polisi dalam pengungkapan kasus dugaan vaksinasi Covid-19.

Oliestha menyebutakan, polisi juga telah mengamankan 29 vial botol vaksin dan suntikan yang digunakan untuk vaksinasi pada Senin (12/7/2021) lalu di Puskesmas Wadas. Termasuk data warga yang divaksinasi hari itu.

"Dari satu vial (botol vaksin) dan tiga suntikan (squit) yang digunakan untuk memvaksinasi tiga orang terkait dalam keadaan kosong, yang mengindikasikan bahwasannya penyuntikan memang telah dilaksanakan," katanya, dikutip dari TribunJabar.id dengan judul Kasus Viral Vaksinasi Diduga Tanpa Tekan Plunger Jarum Suntik di Karawang, Polisi Tunggu Hasil Lab

Selain itu, petugas juga mengambil video saat vaksinasi berlangsung. Lebih dari 50 video yang diambil, ia menyebut mayoritas identik dengan vaksinasi Senin (12/7/2021) lalu seperti dikutip dari Kompas.com dengan judul "Pelaku Suntik Satu Vaksin Kosong Minta Maaf, Mengaku Tidak Berniat Buruk".

"Namun yang paling penting, kita akan menunggu hasil laboratorium," katanya.

Sampel Darah Pengunggah Video Diperiksa

Sebuah video soal vaksinasi Covid-19 menghebohkan dunia maya.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved