Breaking News:

Cuma Minta Maaf saat Ditegur, Perawat Penyuntik Vaksin Kosong Akui Lalai : Hari Itu Suntik 599 Orang

Pengakuan perawat berinisial EO ini pun nyatanya tetap akan membawanya pada proses hukum.

Dokumentasi Polres Metro Jakut
Pengakuan perawat berinisial EO ini pun nyatanya tetap akan membawanya pada proses hukum. 

TRIBUNMATARAM.COM - Polisi akhirnya membekuk perawat yang menyuntikkan vaksin kosong kepada seorang siswa yang belakangan ini viral.

Pengakuan perawat berinisial EO ini pun nyatanya tetap akan membawanya pada proses hukum.

EO mengaku hari itu sudah menyuntik 599 orang, sehingga ia lalai tak mengisi cairan di dalam suntikan.

Seorang perawat berinisial EO yang terseret dalam kasus vaksin kosong membeberkan sejumlah pengakuannya.

Pengakuan tersebut ia sampaikan setelah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tersebut.

EO mengaku salah telah menyuntikkan vaksin kosong ke warga.

Oleh karena itu, dirinya meminta maaf kepada sejumlah pihak.

Baca juga: Viral Nakes Vaksin Warga Diduga Pakai Jarum Kosong, Dinkes Janji Beri Sanksi Jika Terbukti Benar

Baca juga: 2 Cara Mengunduh Sertifikat Vaksin Covid-19 via SMS 1199 atau Login di pedulilindungi.id

"Saya meminta maaf, terlebih terutama kepada orang tua dan anak yang saya telah vaksin," kata EO, dikutip dari TribunJakarta.com, Selasa (10/8/2021).

"Saya juga meminta maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia yang telah keresahan oleh kejadian ini," imbuhnya.

EO, perawat yang dijadikan tersangka dalam kasus penyuntikan vaksin kosong di Polres Metro Jakarta Selatan, Selasa (10/8/2021).
EO, perawat yang dijadikan tersangka dalam kasus penyuntikan vaksin kosong di Polres Metro Jakarta Selatan, Selasa (10/8/2021). (Dokumentasi Polres Metro Jakarta Utara)

Pengakuan kedua, EO tidak ada maksud tertentu saat menyuntikkan vaksin kosong ke warga.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved