Breaking News:

Curhat Wali Murid Dipaksa Beli Seragam Rp 1,5 Juta di Surabaya: 'Gaji Sebulan Cuma Rp 2,5 Juta'

Berikut curhat wali murid di Surabaya yang dipaksa beli seragam Rp 1,5 juta padahal gaji sebulan hanya Rp 2,5 juta.

Editor: Irsan Yamananda
SURYA/SURYA/HAYU YUDHA PRABOWO
Ilustrasi - Berikut curhat wali murid di Surabaya yang dipaksa beli seragam Rp 1,5 juta padahal gaji sebulan hanya Rp 2,5 juta. 

TRIBUNMATARAM.COM - Keluhan enam wali murid di Surabaya menjadi sorotan publik.

Mereka merupakan wali murid yang anaknya diterima di SMP negeri melalui jalur Mitra Warga.

Keenam warga tersebut menemui Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji.

Pertemuan mereka terjadi pada hari Kamis (2/9/2021).

Mereka mengeluh pada Armuji karena dipaksa pihak sekolah membeli seragam baru.

Mengingat sebentar lagi akan diadakan pembelajaran tatap muka (PTM).

Baca juga: Kronologi Pria di Surabaya Nyaris Dibunuh Selingkuhan Istri, Sempat Ditembak 2 Kali Pakai Revolver

Baca juga: Heboh Tagihan Rp 488 Juta ke Pasien Covid-19 di Medan, Pihak RS: Yang Dicover Kemenkes Rp 366 Juta

Berikut curhat wali murid di Surabaya yang dipaksa beli seragam Rp 1,5 juta padahal gaji sebulan hanya Rp 2,5 juta.
Berikut curhat wali murid di Surabaya yang dipaksa beli seragam Rp 1,5 juta padahal gaji sebulan hanya Rp 2,5 juta. (MChe Lee/Unsplash.com)

Perlu diketahui, PTM rencananya akan diadakan pada 6 September 2021.

Para wali murid tersebut mengaku aturan tersebut memberatkan mereka.

"Kami datang ke sini karena dikenakan biaya seragam oleh sekolah.

Karena kalau enggak pakai seragam, kita enggak bisa sekolah, seperti itu," kata IN, di Rumah Dinas Wakil Wali Kota Surabaya, Kamis.

Baca juga: Teknisi WiFi di Surabaya Selamat dari Percobaan Pembunuhan dengan Pura-pura Mati, Pelaku Pacar Istri

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved