Breaking News:

Curhat Wali Murid Dipaksa Beli Seragam Rp 1,5 Juta di Surabaya: 'Gaji Sebulan Cuma Rp 2,5 Juta'

Berikut curhat wali murid di Surabaya yang dipaksa beli seragam Rp 1,5 juta padahal gaji sebulan hanya Rp 2,5 juta.

Editor: Irsan Yamananda
SURYA/SURYA/HAYU YUDHA PRABOWO
Ilustrasi - Berikut curhat wali murid di Surabaya yang dipaksa beli seragam Rp 1,5 juta padahal gaji sebulan hanya Rp 2,5 juta. 

Menurut IN, biaya untuk membeli seragam itu cukup besar baginya, yakni Rp 1.500.000.

Sedangkan penghasilannya selama sebulan hanya sekitar Rp 2.500.000.

"Dan biayanya pun harus dibayar sekitar 1,5 jutaan.

Anak saya baru masuk (diterima jenjang SMP) kelas VII di SMP," tutur dia.

Enam wali murid yang menemui Armuji berasal dari SMP yang berbeda-beda.

Seragam dan buku ditanggung pemerintah kota

Wakil Wali Kota Surabaya Armuji menyesalkan kejadian tersebut karena kasus tersebut terkesan luput dari perhatian dan pengawasan Dispendik Surabaya.

Ia mengatakan aturan yang ada sudah jelas yakni dari keluarga berstatus Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) atau yang melalui jalur Mitra Warga tidak boleh ditarik biaya operasional dan personal.

"Kami telah mengatur dalam regulasi penyelenggaraan pendidikan dan hibah biaya pendidikan daerah, siswa tidak mampu tidak boleh ditarik biaya seragam," kata Armuji.

"Makanya ini kami sangat menyesalkan, terutama sama Dispendik Surabaya.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved