Breaking News:

Curhat Sopir Truk Terlantar di Pelabuhan Lombok, Ada yang Terpaksa Jual Cincin Kawin Agar Bisa Makan

Berikut curhat pilu para sopir truk yang terlantar di pelabuhan Lombok Barat selama berbulan-bulan.

Editor: Irsan Yamananda
KOMPAS.COM/FITRI RACHMAWATI
Sopir terlantar sejak Kapal Egon atau kapal pelni berkapasitas penumpang, barang dan kendaraan tak kunjung tiba di Pelabuhan Lembar hingga tiga bulan lamanya. 

TRIBUNMATARAM.COM - Beberapa sopir truk mengungkapkan curhat pilunya.

Perlu diketahui, mereka terlantar di Jembatan Timbang dan Pelabuhan Barang Lembar Lombok Barat.

Berdasarkan informasi yang beredar, jumlah para sopir dan kenek truk ekspedisi yang terlantar berjumlah lebih dari 80 orang. 

Mereka berbulan-bulan berada di tempat tersebut secara terpaksa.

Penyebabnya, mereka harus menunggu kapal yang tak kunjung tiba.

Kapal yang dimaksud adalah Kapal Egon atau kapal Pelni.

Baca juga: Sosok Pria yang Nikahi 2 Wanita Sekaligus di Lombok, Tidak Bekerja dan Numpang di Kontrakan Saudara

Baca juga: Niat Prank Sopir Truk Pakai Baju Pocong Ikuti Challenge Malaikat Maut, Remaja di Bekasi Tewas

Sopir terlantar sejak Kapal Egon atau kapal pelni berkapasitas penumpang, barang dan kendaraan tak kunjung tiba di Pelabuhan Lembar hingga tiga bulan lamanya.
Sopir terlantar sejak Kapal Egon atau kapal pelni berkapasitas penumpang, barang dan kendaraan tak kunjung tiba di Pelabuhan Lembar hingga tiga bulan lamanya. (KOMPAS.COM/FITRI RACHMAWATI)

Kendaraan tersebut berkapasitas penumpang yang akan membawa mereka ke Sumba, NTT.

Sementara itu, para sopir ekspedisi ini harus mengantar barang-barang ke tujuannya.

Bahkan, ada sopir truk yang terpaksa menjual cincin kawin agar bisa makan.

Mengutip dari  Kompas.com dengan judul "Cerita Domu, Sopir Truk yang Telantar di Pelabuhan Lombok Barat: 3 Bulan Saya di Sini dan Masih Dimaki-maki", berikut curhat pilu para sopir truk tersebut.

Baca juga: Kekejian Sopir Truk di Kupang Bunuh Gadis Muda Lalu Rudapaksa Mayatnya, Ungkap Pembunuhan Lain

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved