Breaking News:

DPRD Pekanbaru Ngaku Dikeroyok, Sebut Warga Bawa Parang, Ternyata Ketahuan Kuasai Mobil Dinas

Berikut deretan fakta terkait DPRD Pekanbaru yang ngaku dikeroyok oleh warga.

Penulis: Irsan Yamananda | Editor: Salma Fenty Irlanda
KOMPAS.com/IDON
Anggota DPRD Kota Pekanbaru, Ida Yulita Susanti, yang diduga menjadi korban pengeroyokan sekelompok orang di Jalan Arifin Achmad, Kota Pekanbaru, Riau, Rabu (1/9/2021). 

TRIBUNMATARAM.COM - Seorang anggota DPRD Pekanbaru bernama Ida Yulita Susanti tengah menjadi sorotan.

Pasalnya, ia mengaku dikeroyok oleh sejumlah warga.

Bahkan, Ida menyebut ada warga yang sampai bawa parang serta linggis.

Peristiwa itu terjadi di Jalan Arifin Achmad, Kota Pekanbaru, Riau.

Menurut Ida, peristiwa  itu bermula ketika anaknya berselisih paham dengan warga.

Sang anak kala itu sedang berada di kawasan Jalan Irkap, Kelurahan Sidomulyo Timur, Kecamatan Marpoyan Damai, Pekanbaru.

Baca juga: Ambil Paksa Oksigen, 3 Orang Keroyok Perawat di Lampung, Korban: Bilangnya Mereka Adiknya Pejabat

Baca juga: Rebutan Pacar Jadi Pemicu 7 Gadis di Bawah Umur Keroyok & Aniaya ABG, Korban Dijebak, Lalu Dipukuli

Ilustrasi - Anggota DPRD Pekanbaru mengaku dikeroyok.
Ilustrasi - Anggota DPRD Pekanbaru mengaku dikeroyok. (http://www.ladbible.com)

Ida menambahkan, perselisihan tersebut terjadi pada hari Rabu (1/9/2021) sore.

Namun, pengakuan berbeda perihal kronologi diungkapkan oleh Ketua RT setempat.

Selain itu, terungkap fakta yang menyebutkan bahwa Ida menggunakan mobil dinas yang bukan haknya.

Lantas apa saja fakta terkait masalah ini? Mengutip dari berbagai sumber, berikut ulasan selengkapnya.

Baca juga: Diusir dari Desa karena Kasus Penganiayaan, Kakek di Sulsel Dikeroyok 2 Pria Saat Mencoba Masuk Lagi

Halaman
1234
Sumber: Tribun Mataram
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved