Breaking News:

Buntut Kasus Orangtua Tumbalkan Anak di Gowa, Polisi Minta Warga Lapor Jika Ada Praktik Pesugihan

Polisi meminta masyarakat segera melapor jika menemukan praktik pesugihan, ini merupakan buntut dari kasus orangtua tumbalkan anak di Gowa.

Editor: Irsan Yamananda
(TRIBUN-TIMUR.COM/SAYYID)
Polisi meminta masyarakat segera melapor jika menemukan praktik pesugihan, ini merupakan buntut dari kasus orangtua tumbalkan anak di Gowa. 

TRIBUNMATARAM.COM - Polisi meminta warga untuk segera melapor jika menemukan praktik pesugihan.

Anjuran ini ditujukan khusus pada masyarakat Sulawesi Selatan.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Bidang Humas Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) Kombes Polisi E Zulpan.

Menurutnya, hal itu dilakukan guna mencegah kejadian di Kabupaten Gowa terulang kembali.

Zulpan mengatakan, pesugihan termasuk dalam perilaku yang dapat membahayakan.

Pihaknya siap menerima laporan jika ada warga yang mengetahui adanya praktik tersebut.

Baca juga: Nasib Bocah 6 Tahun Tumbal Pesugihan Orangtua di Gowa, Bola Mata Masih Utuh Tapi Sel Alami Kerusakan

Baca juga: Terkuak Praktik Kanibalisme dalam Ritual Pesugihan Orangtua Ambil Mata Anak 6 Tahun di Gowa

Ilustrasi - Polisi meminta masyarakat segera melapor jika menemukan praktik pesugihan, ini merupakan buntut dari kasus orangtua tumbalkan anak di Gowa.
Ilustrasi - Polisi meminta masyarakat segera melapor jika menemukan praktik pesugihan, ini merupakan buntut dari kasus orangtua tumbalkan anak di Gowa. (Kompas)

“Harus diketahui pula keberadaan Bhabinkamtibmas dan Babinsa yang selalu siap menerima laporan dari masyarakat bila masih ada keluarga atau anggota masyarakat yang melakukan ritual-ritual pesugihan yang tentunya masuk dalam kategori aliran sesat yang dapat membahayakan,” ujar Zulpan kepada wartawan, Selasa (7/9/2021).

Warga yang berani melapor dijamin kerahasiaan identitasnya oleh polisi.

“Kasus kekerasan terhadap anak di Gowa dapat dijadikan pelajaran bagi masyarakat untuk saling menjaga lingkungan dan memberikan informasi jika ditemukan adanya penganut aliran sesat di tengah masyarakat,” katanya.

Dikatakan Zulpan, polisi sudah menetapkan dua orang sebagai tersangka dalam kasus anak yang menjadi korban ritual pesugihan di Lembang Panai, Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

Baca juga: Fakta Baru Bocah Gowa Tumbal Pesugihan, Kakak Tewas Sehari Sebelumnya Dicekoki 2 Liter Air Garam

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved