Buntut Kasus Orangtua Tumbalkan Anak di Gowa, Polisi Minta Warga Lapor Jika Ada Praktik Pesugihan

Polisi meminta masyarakat segera melapor jika menemukan praktik pesugihan, ini merupakan buntut dari kasus orangtua tumbalkan anak di Gowa.

Editor: Irsan Yamananda
(TRIBUN-TIMUR.COM/SAYYID)
Polisi meminta masyarakat segera melapor jika menemukan praktik pesugihan, ini merupakan buntut dari kasus orangtua tumbalkan anak di Gowa. 

Dalam ritual itu, orangtua AP melukai mata kanan korban.

AP berhasil diselamatkan oleh pamannya dan petugas keamanan usai mendengar jeritan korban seperti dikutip dari Kompas.com dengan judul "Warga Diminta Lapor Polisi jika Temukan Praktik Pesugihan di Sulsel".

Kondisi Korban

Dokter akhirnya membeberkan kondisi mata bocah 6 tahun asal Gowa yang menjadi korban tumbal pesugihan orangtuanya.

Bocah 6 tahun itu telah menjalani operasi.

Kekejian orangtua dan kakek neneknya nyaris membuat bocah tersebut kehilangan matanya.

Dokter menyebut bola mata korban masih utuh.

Namun ada beberapa sel yang rusak.

AP (6) bocah yang jadi korban pesugihan orangtuanya akhirnya menjalani operasi di RSUD Syech Yusuf, Sungguminasa, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

Operasi tersebut sempat terhambat lantaran korban mengalami trauma mendalam.

Baca juga: Terkuak Praktik Kanibalisme dalam Ritual Pesugihan Orangtua Ambil Mata Anak 6 Tahun di Gowa

Baca juga: Fakta Baru Bocah Gowa Tumbal Pesugihan, Kakak Tewas Sehari Sebelumnya Dicekoki 2 Liter Air Garam

AP enggan terbuka dan berkomunikasi dengan orang lain kecuali sang paman.

Dokter pun kesulitan dalam melakukan observasi terhadap kondisi korban.

"Operasi ini tadi kami lakukan sebab sebelumnya kami kesulitan melakukan observasi terhadap pasien akibat traumatik mendalam di mana pasien enggan terbuka dan berkomunikasi dengan orang lain kecuali hanya dengan seorang pamannya" kata Kepala Seksi Pelayanan Medik RSUD Syekh Yusuf dr Suryadi, Senin (6/9/2021), mengutip Kompas.com.

AP akhirnya menjalani operasi pada Senin (6/9/2021) sekira pukul 08.00 WIB.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved