Breaking News:

Pengakuan Lasmi, Nenek yang Jadi Korban Dugaan Pemukulan Satpam RS di Lampung: Ditinju Pakai Tangan

Berikut pengakuan nenek yang menjadi korban dugaan pemukulan oleh oknum satpam RS di Lampung.

Editor: Irsan Yamananda
http://www.ladbible.com
Ilustrasi - Berikut pengakuan nenek yang menjadi korban dugaan pemukulan oleh oknum satpam RS di Lampung. 

TRIBUNMATARAM.COM - Dugaan penganiayaan menimpa seorang nenek berusia 50 tahun.

Peristiwa itu terjadi di daerah Bandar Lampung.

Nenek tersebut diketahui sebagai penjual air panas bernama Lasmi.

Ia merupakan warga Kelurahan Pengengahan.

Lasmi diduga dianiaya oleh satpam rumah sakit.

Berdasarkan informasi yang beredar, peristiwa itu terjadi di dekat Rumah Sakit Abdul Moeloek (RSAM) Bandar Lampung. 

Baca juga: Bantah Aniaya Wanita PL, Oknum Kades di Demak: Dia Mabuk Berat, Meronta-ronta & Berteriak Tak Keruan

Baca juga: Kronologi Anggota Babinsa Aniaya Warga di Jaktim, Pelaku Sempat Tanyakan Harga Sabu pada Korban

Lasmi (50) pedagang air panas yang dipukul satpam Rumah Sakit Abdul Moeloek.
Lasmi (50) pedagang air panas yang dipukul satpam Rumah Sakit Abdul Moeloek. (KOMPAS.com/TRI PURNA JAYA)

Korban sampai mengalami luka pecah pada bagian bibinya karena pemukulan tersebut.

"Saya dipukul pakai tangan kanan, bibir saya sampai pecah," kata Lasmi kepada wartawan, Selasa (7/9/2021).

Menurutnya, satpam yang memukulnya berinisial IM.

Mengutip dari Kompas.com dengan judul ""Saya Dipukul Pakai Tangan Kanan, Bibir Saya Sampai Pecah"", berikut kronologi peristiwanya.

Baca juga: Kronologi Anggota Babinsa Aniaya Warga di Jaktim, Pelaku Sempat Tanyakan Harga Sabu pada Korban

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved