Breaking News:

Laporan Terduga Pelaku Pelecehan di KPI Ditolak Polisi, Pengacara: 'Masih Ada Proses Tambahan'

Laporan terduga pelaku pelecehan seksual di KPI terhadap korban ditolak oleh pihak kepolisian.

Editor: Irsan Yamananda
http://www.ladbible.com
Ilustrasi - Laporan terduga pelaku pelecehan seksual di KPI terhadap korban ditolak oleh pihak kepolisian. 

TRIBUNMATARAM.COM - Kasus dugaan pelecehan seksual di KPI masih berlanjut.

Terduga pelaku sempat berusaha untuk melaporkan balik korban MS.

Hal tersebut bisa terlihat dari kedatangan Denny Hariatna, kuasa hukum terduga pelaku EO dan RT ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Metro Jaya.

Ia terlihat menyambangi tempat tersebut pada hari Jumat (10/9/2021).

Namun, Denny keluar dari SPKT Mapolda Metro Jaya tanpa membawa surat laporan polisi.

Menurutnya, dia awalnya berencana untuk melaporkan kasus pencemaran nama baik yang menimpa kliennya.

Baca juga: Larang Korban Dugaan Pelecehan Didampingi Pengacara Saat Bertemu Pelaku, Pihak KPI Ungkap Alasannya

Baca juga: Cium Adanya Tekanan, Pengacara Korban Dugaan Pelecehan di KPI: Ada Rencana Agar Terjadi Perdamaian

Ilustrasi - Laporan terduga pelaku pelecehan seksual di KPI terhadap korban ditolak oleh pihak kepolisian.
Ilustrasi - Laporan terduga pelaku pelecehan seksual di KPI terhadap korban ditolak oleh pihak kepolisian. (Tribunnews.com/Rizki Sandi Saputra)

Mengingat EO dan RT dilaporkan MS terkait kasus pelecehan dan perundungan.

Denny menambahkan, kedua kliennya mendapatkan perundungan di media sosial.

"Kami ingin melakukan laporan atas hal-hal yang dialami oleh klien kami, karena telah terjadi kerugian secara imateril pascarilis dari pelapor perkara 289 KUHP.

Dari sana itu klien kami secara cyber, di-bully," kata Denny.

Baca juga: Terduga Pelaku Pelecehan di KPI Berencana Laporkan Korban, dr Tirta Emosi: Titenono Koe Kabeh Bos

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved